Cara Parenting Yang Baik!

Dari soGun
Salam, komentar, request..
  healiron ~ " mau requestt sheila on 7 - pemuja rahasia dong kak <3 "        chikapriliaa27 ~ " semangat siaran kak sintya! "        kdksintyanm ~ " Haloo kaa, req lagunya for revenge-penyangkalan atau feast nina dong kak. Salamnya buat maha yg ngilang gatau kemana. Buat kaka penyiar jaga kesehatan yaa ujan2 musim sakit ?? "        aguscs7 ~ " kirim-kirim salam untuk rekan pejuang PPPK , semangat & sukses!! untuk pak erik , tante vera sering-sering kirim makanan ke PKA "        aiutrsta ~ " next bahas : 1. cowok mokondo 2. dijadikan pelampiasan/pelarian saja untuk mengisi kekosongan, manas2in mantannya trus kembali sama mantannya "        dharmaditya09 ~ " Titip salam buat kak usro yang lagi di jogja semangat trainingnya buat bisa cepat ke korea amin "        ajung.krisna84 ~ " Yuhuuuu stay tune di radioguntur.com "        culturepekalongankab ~ " Dari Bidang Kebudayaan Dindikbud Kab. Pekalongan nih Kak... streaming radio seru dengan lagu keren2. salam hangat dan Penuh Cinta dari Pekalongan untuk semua saja yang sdg konsenin Guntur FM Bali. Terimakasih... request Lagunya WARNA yang SINARAN. "     
by ayunitasw.
~

Cara Parenting Yang Baik!
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.

Anak adalah salah satu anugerah terbaik yang diberikan Tuhan pada pasangan suami istri.Kehadirannya begitu dinantikan, bahkan sebagian pasangan menyiapkan program kehamilan khusus agar segera dikaruniai si buah hati.Tanggungjawab orang tua tidak hanya memastikan asupan nutrisi anak sejak di dalam kandungan terjamin, tetapi juga memastikan bahwa cara parenting positif diterapkan untuk pembentukan karakter anak.Ada baiknya jika ilmu parenting mulai dipelajari sejak anak di dalam kandungan. Hal ini dimaksudkan agar orang tua memiliki waktu yang cukup untuk mempelajari segala seluk-beluk cara parenting positif.

1. Berusaha Menjadi Contoh Yang Baik

Cara parenting positif yang pertama adalah dengan berusaha menjadi contoh yang baik. Orang tua bisa memulainya dengan menghidupkan suasana rumah yang hangat dan penuh kasih sayang.Yakni dengan mengungkapkan rasa sayang secara lisan, melakukan kontak fisik antar anggota keluarga yang menunjukkan rasa kasih sayang seperti pelukan, dan lain sebagainya.Lagi-lagi, ini soal pengelolaan emosi. Jika orang tua sedang ingin membahas suatu masalah, alangkah baiknya diselesaikan dengan baik tanpa didengar atau dilihat anak.Jangan pula berteriak di depan anak, melempar barang, dan kebiasan buruk lainnya. Kebiasaan apapun yang ingin kamu terapkan ke anak harus dimulai dari diri sendiri.

2. Membiarkan Anak Mencoba

Setiap anak memiliki kemampuannya masing-masing, sehingga cara parenting positif yang patut dilakukan orang tua adalah dengan membiarkannya untuk mencoba.Mulai dari mencoba melakukan sesuatu seperti makan sendiri, menggapai suatu benda, menyusun puzzle, mengerjakan PR, hingga mencoba mengelola emosinya.Biasanya saat anak tantrum untuk menuntut keinginannya, orang tua kerap tak sampai hati dan tergerak untuk segera menuruti kemauannya.Padahal, sebaiknya orang tua mengajarkan anak untuk mencoba mengontrol emosinya dengan memberi waktu untuk anak calm down dengan sendirinya.Katakan bahwa kamu akan mengkomunikasikan segala hal dengan baik jika anak mampu untuk tenang. Penerapan cara parenting positif ini memang tidak mudah, namun setidaknya harus dicoba.Demikian pula saat anak merasa kesulitan mengerjakan suatu hal, biarkan anak mencoba mencari solusi dengan caranya sendiri.Jangan buru-buru mematahkan semangat anak, misalnya dengan kalimat “kok hal seperti itu saja tidak bisa?”, atau semacamnya.Biarkan anak mencoba, lalu berilah bantuan jika usaha anak dirasa sudah maksimal.

3. Konsisten Terapkan Peraturan

Pembentukan karakter anak yang disiplin juga dimulai dari konsistensimu menerapkan peraturan di rumah.Misalnya dengan membiasakan anak untuk merapikan mainan ketika selesai bermain, hanya boleh menonton TV setelah mengerjakan PR, dan lain sebagainya.Penerapan aturan di rumah sebagai salah satu cara parenting positif ini juga akan lebih mudah dituruti anak jika orang tua juga memberi teladan baik.

4. Sisihkan Waktu Untuk Bonding Time

Bonding time adalah waktu khusus yang disiapkan untuk menjalin hubungan yang lebih dekat dengan anak. Kamu wajib menyisihkan waktu ini, meskipun setiap hari kamu bertemu anak di rumah.Bonding time penting dilakukan khususnya saat anak berusia 6 tahun sampai 15 tahun. Di mana saat anak mulai masuk usia untuk bersekolah dan memiliki kegiatan lain di luar rumah.Seorang anak akan menghabiskan waktu bersama kedua ornag tuanya atau salah satu dari orang tuanya (hanya dengan bapak atau ibunya saja).Tujuannya yakni untuk meningkatkan kedekatan, serta menjadin komunikasi yang lebih baik antara anak dan orang tua.Sehingga anak lebih terbuka mengenai hal apapun, dan mampu membicarakan hal itu kepada orang tuanya dengan rasa nyaman.Kalian bisa menceritakan hal apa saja, mulai dari kegiatan yang sedang rutin dijalani, menceritakan hobi terbaru, curhat soal masalah, dan lain sebagainya.

5. Biasakan Berdiskusi Dengan Anak

Cara parenting positif selanjutnya yakni membiasakan anak untuk berdiskusi dan bernegosiasi. Orang tua bisa menerapkan pengajaran ini sejak anak masih menjadi balita.Setelah membiarkan anak untuk menenangkan diri saat tantrum, ajak anak untuk mendiskusikan keinginannya dengan baik. Terapkan win-win solution tanpa membenarkan perilaku tantrum pada anak.Ketika anak sudah tumbuh besar, diskusi dan negosiasi akan bermanfaat sampai kapanpun. Tak hanya soal negosiasi keinginan anak, diskusi soal sebuah isu atau hal lainnya juga bisa dilakukan.Di proses diskusi dan negosiasi, anak akan terbiasa berkomunikasi dengan baik, serta menjadi pribadi yang terbuka pada kritik, saran, serta menghormati pendapat orang lain.

6. Ajarkan Anak Tentang Mandiri dan Tanggung Jawab

Anak yang mandiri dan bertanggungjawab tentu didambakan semua orang tua.Kamu bisa memulainya dengan menerapkan kemandirian untuk membersihkan mainan sendiri, membersihkan tempat tidur, atau bahkan mangatur waktu dan uang jajannya sendiri saat beranjak remaja.Saat mengajarkan anak tentang kemadirian, tekankan bahwa sikap mandiri berguna agar anak mampu bertahan dan melakukan berbagai hal sendiri tanpa merepotkan orang lain.Kemandirian akan berjalan baik jika disandingkan dengan rasa tanggungjawab. Jelaskan bahwa setiap tindakan baik atau buruk memiliki dampaknya masing-masing. Sehingga anak mampu berpikir matang sebelum melakukan suatu hal sendiri.

7. Ajarkan anak tentang pentingnya mengucapkan, "tolong" "terimakasih" "maaf"

Ada lagi nih cara parenting positif yang tak kalah penting. Ajarkan dan biasakan anak untuk mengucapkan tiga kata terpenting, yakni “tolong”, “maaf”, dan “terimakasih”.Pengajaran ini tak hanya berfungsi untuk mendidik anak menjadi karakter yang sopan, tetapi juga menghargai orang lain, berani mengakui kesalahan yang diperbuat, dan tidak sungkan mengapresiasi hal baik yang dilakukan orang lain.

8. Selalu Berada di Sisi Anak

Cara parenting positif yang terakhir mungkin terkesan mudah dikatakan, tapi tidak semua orang mampu melakukannya.Dukungan untuk anak tidak hanya diberikan saat anak melakukan hal baik, tapi juga saat anak melakukan kesalahan dan berada pada posisi tersulit.Jika anak melakukan kesalahan, katakan bahwa orang tua tentu sangat kecewa, namun bukan berarti orang tua akan membiarkan anak menghadapinya sendirian.Dengan begitu, anak juga menyadari bahwa tindakannya tetap tidak dibenarkan. Carilah solusi penyelesaian masalah dengan diskusi dan komunikasi yang baik.

9. Jangan Terlalu Memanjakan Anak

Agar Si Kecil tidak menjadi anak yang manja, Bunda dan Ayah harus memilah mana hal yang perlu dituruti dan tidak. Sebagai contoh, jangan turuti kemauan Si Kecil ketika ia menangis karena ingin menonton televisi di waktunya tidur malam, minta dibelikan sesuatu yang tidak dibutuhkan, atau merengek untuk bermain gadget. Meski mendisiplinkan anak dapat membentuk karakter yang baik pada dirinya, jangan memarahi atau memukul ketika ia berbuat kesalahan, ya. Tegurlah dengan lembut tetapi tegas dan berikan pehamanan ketika Si Kecil melakukan kesalahan. Jangan lupa berikan pujian saat ia berhasil melakukan sesuatu yang baik.

10. Tentukan peraturan dirumah

Menerapkan peraturan bisa membantu anak belajar mengendalikan diri serta membedakan perilaku baik dan buruk. Ketika membuat peraturan, Bunda dan Ayah juga perlu menjelaskan alasan mengapa peraturan tersebut dibuat.Misalnya, menggunakan listrik seperlunya untuk menghemat biaya atau jangan berlebihan dalam menggunakan gadget karena tidak baik untuk kesehatan mata.

Itulah Sogun, beberapa cara parenting positif yang wajib dilakukan orang tua, agar anak memiliki karakter yang baik. Semoga bermanfaat ya!

Artikel yang mungkin kamu suka..
Fakta Midnight Sun di Norwegia
by prettylaudy14

Src. from theasianparent.com,cekaja.com
Rekomendasi
Mungkin kamu suka
Rekomendasi Indie
Yang mungkin kamu [juga] suka

Warungkustik
shorts

Berita Musik terbaru
Virgoun
Lirik Lagu
11 hari yang lalu ~ 24 Januari 2026
For Revenge
For Revenge Rilis Perayaan Patah Hati Babak 2, Luka Mulai Diterima
12 hari yang lalu ~ 23 Januari 2026

© 2019 radioguntur.com