Dari Teman Jadi Pacar: Keuntungan Hubungan yang Berawal dari Pertemanan
Salam, komentar, request..
Dari Teman Jadi Pacar: Keuntungan Hubungan yang Berawal dari Pertemanan
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.
Siapa sangka, hubungan yang awalnya cuma sebatas teman bisa berubah jadi perasaan yang lebih dalam. Dari ngobrol santai, saling curhat, sampai akhirnya muncul rasa nyaman yang berbeda. Fenomena “dari teman jadi pacar” memang sering terjadi dan kelihatannya manis. Pacaran yang berawal dari pertemanan punya banyak keuntungan yang sering nggak disadari. Hubungan ini biasanya lebih santai, minim drama jaim, dan terasa lebih realistis karena dibangun dari kedekatan yang sudah ada sejak awal.
Nah, berikut beberapa keuntungan pacaran dengan teman sendiri yang bikin hubungan terasa lebih kuat dan nyaman.
1. Sudah Paham Karakter dan Sifat Asli Masing-Masing
Salah satu keuntungan terbesar pacaran dengan teman adalah kamu sudah tahu sifat aslinya sejak awal. Kamu tahu cara dia marah, cara dia bercanda, kebiasaannya saat stres, sampai sisi buruk yang biasanya belum terlihat di awal pacaran.Karena sudah lama berteman, kecil kemungkinan kamu merasa “tertipu” di tengah jalan. Hubungan pun terasa lebih jujur karena tidak dibangun dari pencitraan atau kesan pertama semata.
2. Lebih Santai dan Nggak Perlu Ja'im Berlebihan
Pacaran sama teman bikin kamu lebih bebas jadi diri sendiri. Nggak perlu jaim, nggak harus selalu tampil sempurna, dan nggak takut kelihatan apa adanya.Kalian sudah pernah ngobrol panjang, ketawa bareng, bahkan berdebat sebagai teman. Jadi saat status berubah jadi pacar, hubungan terasa lebih natural dan nggak kaku.
3. Lingkar Pertemanan Jadi Support System
Karena kalian berasal dari circle yang sama, teman-teman biasanya justru jadi pendukung hubungan kalian. Mereka sudah kenal kalian berdua, tahu dinamika pertemanan kalian, dan sering kali ikut mendoakan agar hubungan berjalan lancar.Selain itu, karena kamu juga mengenal teman-temannya, rasa cemburu jadi lebih terkontrol. Kamu tahu batas wajar dalam pergaulan dan nggak gampang salah paham.
4. Peluang Hubungan Lebih Serius Lebih Besar
Hubungan yang berawal dari pertemanan biasanya lebih matang secara emosional. Kalian sudah melalui banyak fase bersama sebelum pacaran, sehingga dasar hubungan terasa lebih kuat.Nggak heran kalau banyak pasangan yang awalnya teman justru lebih siap melangkah ke hubungan serius, termasuk pernikahan. Kalian sudah terbiasa hadir dalam hidup satu sama lain, bukan sekadar pasangan romantis, tapi juga partner dan sahabat.
5. Lebih Mudah Mendapat Restu Keluarga
Karena sudah saling mengenal sejak lama, keluarga biasanya merasa lebih tenang dan percaya. Apalagi kalau sebelumnya kalian sering main ke rumah atau sudah dikenal sebagai “teman dekat”.Orang tua nggak perlu terlalu khawatir karena hubungan kalian tidak datang secara tiba-tiba. Semua terasa lebih aman, natural, dan masuk akal.
6. Kalau Pun Gagal, Masih Ada Peluang Tetap Berteman
Memang tidak ada hubungan yang 100% pasti berhasil. Tapi jika pacaran dengan teman sendiri berakhir, peluang untuk tetap berteman masih terbuka lebih besar dibanding hubungan biasa.Kalian sudah punya fondasi pertemanan yang positif. Jadi meskipun nggak cocok sebagai pasangan, masih ada kemungkinan tetap saling menghargai dan menjaga hubungan baik.
Pacaran dengan teman sendiri memang punya risiko, tapi juga menawarkan banyak kenyamanan. Selama dijalani dengan komunikasi yang jujur, saling menghargai, dan tetap menjaga etika di lingkungan sekitar, hubungan ini justru bisa jadi salah satu bentuk hubungan paling sehat.
https://www.idntimes.com/life/relationship/5-keuntungan-dari-teman-menjadi-pacar-c1c2-01-dv2xl-1064k4
Src. from idntimes.com, hellosehat.com
Mungkin kamu suka
Yang mungkin kamu [juga] suka
Warungkustik
shorts
Berita Musik terbaru
© 2019 radioguntur.com

