Fabric Leftovers to Fabulous

Dari soGun
Salam, komentar, request..
  healiron ~ " mau requestt sheila on 7 - pemuja rahasia dong kak <3 "        chikapriliaa27 ~ " semangat siaran kak sintya! "        kdksintyanm ~ " Haloo kaa, req lagunya for revenge-penyangkalan atau feast nina dong kak. Salamnya buat maha yg ngilang gatau kemana. Buat kaka penyiar jaga kesehatan yaa ujan2 musim sakit ?? "        aguscs7 ~ " kirim-kirim salam untuk rekan pejuang PPPK , semangat & sukses!! untuk pak erik , tante vera sering-sering kirim makanan ke PKA "        aiutrsta ~ " next bahas : 1. cowok mokondo 2. dijadikan pelampiasan/pelarian saja untuk mengisi kekosongan, manas2in mantannya trus kembali sama mantannya "        dharmaditya09 ~ " Titip salam buat kak usro yang lagi di jogja semangat trainingnya buat bisa cepat ke korea amin "        ajung.krisna84 ~ " Yuhuuuu stay tune di radioguntur.com "        culturepekalongankab ~ " Dari Bidang Kebudayaan Dindikbud Kab. Pekalongan nih Kak... streaming radio seru dengan lagu keren2. salam hangat dan Penuh Cinta dari Pekalongan untuk semua saja yang sdg konsenin Guntur FM Bali. Terimakasih... request Lagunya WARNA yang SINARAN. "     
by prettylaudy14.
~

Fabric Leftovers to Fabulous
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.

Kain perca adalah potongan kain yang tersisa dari proses pembuatan pakaian. Potongan-potongan ini disebut kain perca. Bagi perusahaan besar maupun penjahit, kain perca dianggap sebagai limbah yang harus dibuang. Potongan kain ini sering kali memiliki berbagai ukuran, warna, dan pola, menjadikannya bahan yang sempurna untuk proyek-proyek kerajinan tangan. 

1. Keset dari kain perca

Bahan-bahan:

  • Potongan-potongan kain perca. Gunakan potongan-potongan kain perca berwarna-warni atau bermotif sesuai dengan selera.
  • Kain dasar. Pilih yang bahannya lebih kuat dan tahan lama sebagai bagian dasar keset. Misalnya coba gunakan kain katun yang lebih tebal.
  • Benang dan jarum
  • Gunting
  • Mesin jahit (opsional)

Cara Membuat:

  1. Persiapkan potongan-potongan kain perca yang akan digunakan.Sogun bisa memotong kain perca menjadi potongan-potongan dengan ukuran yang seragam atau dengan bentuk yang diinginkan. Misalnya, lingkaran, segitiga, atau pola lainnya.
  2. Potong kain dasar sesuai dengan ukuran dan bentuk keset yang diinginkan. Pastikan kain dasar lebih besar dari potongan kain perca yang akan ditambahkan.
  3. Susun potongan-potongan kain perca sesuai dengan desain yang diinginkan di atas kain dasar.
  4. Mulailah menjahit potongan-potongan kain perca ke kain dasar. 
  5. Pastikan menjahit potongan kain perca dengan rapi dan kuat agar keset tetap kokoh dan awet.
  6. Setelah selesai menjahit semua potongan kain perca, periksa keset untuk memastikan bahwa semua potongan kain sudah terpasang dengan baik.
  7. Bisa juga menambahkan lapisan penguat di bagian belakang keset untuk membuatnya lebih tebal dan tahan lama.
  8. Terakhir, potong semua benang yang menggantung dan bersihkan keset dari potongan benang yang tidak diinginkan.

2. Selimut dari kain perca

Bahan-bahan:

  • Potongan-potongan kain perca. Kumpulkan potongan-potongan kain perca dengan berbagai warna, pola, dan tekstur. Ukuran potongan kain perca bisa bervariasi, tergantung pada ukuran selimut yang ingin dibuat.
  • Kain dasar. Bahan seperti flanel, katun, atau minky dapat digunakan sebagai kain dasar.
  • Benang dan jarum: Untuk menjahit potongan-potongan kain perca ke kain dasar.
  • Gunting
  • Mesin jahit (opsional)

Cara Membuat:

  1. Tentukan ukuran selimut yang ingin dibuat dan potong kain dasar sesuai dengan ukuran tersebut. Kain dasar ini akan menjadi lapisan dasar selimut.
  2. Susun potongan-potongan kain perca sesuai dengan desain yang diinginkan di atas kain dasar. Sogun dapat mengatur pola, warna, dan tekstur kain perca sesuai selera.
  3. Mulailah menjahit potongan-potongan kain perca ke kain dasar. Sogun dapat melakukannya dengan tangan menggunakan benang dan jarum atau dengan mesin jahit. Pastikan menjahit dengan rapi agar potongan kain perca tidak terlepas.
  4. Jika ingin membuat selimut yang lebih hangat, Sogun juga dapat menambahkan lapisan penguat di antara kain perca dan kain dasar. Lapisan penguat bisa berupa lapisan berbulu atau bahan isolasi lainnya.
  5. Setelah selesai menjahit semua potongan kain perca, periksa selimut untuk memastikan bahwa semua potongan kain telah terpasang dengan baik dan rapi.
  6. Potong semua benang yang menggantung dan bersihkan selimut dari potongan benang yang tidak diinginkan.
  7. Sogun juga dapat menambahkan hiasan seperti renda, pita, atau bordiran sesuai dengan selera untuk memberikan sentuhan akhir pada selimut.

3. Tote Bag dari kain perca

Bahan-bahan:

  • Kain Perca Warna-warni
  • 1/2 meter kain blacu
  • 1/2 kain flanel motif yang akan digunakan untuk bagian dalam
  • Benang jahit warna merah dan jarum
  • Mesin jahit, kalau tidak punya bisa menjahit menggunakan tangan

Cara Membuat:

  1. Carilah dulu ide model tote bag yang akan dibuat. Jangan lupa digambar biar nanti mudah untuk membautnya.
  2. Potong kain perca menjadi ukuran yang sama, setelah itu gabungkan satu demi satu.
  3. Kamu bisa memotong kain perca menjadi bentuk persegi atau segitiga, sesuai keinginan. Tapi, usahakan antara kain perca memiliki warna yang kontras, agar tas terlihat unik.
  4. Kemudian buatlah tas dari kain blacu.
  5. Potong kain blacu dengan lebar 50 cm dan panjangnya 100 cm.
  6. Jahit kain sampai membentuk kantong dengan ukuran 50×50 cm, jangan lupa rapikan bekas jahitannya ya.
  7. Lalu, pasangkan bagian dalam tas yang terbuat dari kain flanel motif
  8. Cukup potong kain flanel sesuai ukuran, kemudian jahit pada bagian yang sudah dibuat.
  9. Selanjutnya buat tali untuk tas nya, potong 2 helai kain blacu dengan ukuran panjang 100 cm dan lebar 10 cm.
  10. Setelah itu jahit dan sambungkan pada bagian tas yang pertama.
  11. Setelah tas mulai terbentuk, Kamu tinggal mengaplikasikan kain perca pada bagian luar tas.
  12. Tote bag dari kain perca sudah jadi.

4. Bandana bayi dari kain perca

Bahan-bahan:

  • Kain perca satin
  • Kancing hias
  • Jarum + benang
  • Karet elastik
  • Gunting 
  • Lem tembak
  • Lilin
  • Setrika

Cara Membuat:

  1. Gunting 2 potongan kain dengan lebar +5 cm dan panjang mengikuti panjang baju/kaos.
  2. Kemudian, buatlah bentuk ikan dengan menggunakan satu potong.
  3. Lalu, potongan lain diletakkan di atasnya dengan arah berlawanan.
  4. Sisi kiri bawah diletakkan di bawah lengkungan kain.
  5. Sisi kanan atas dimasukkan ke dalam lengkungan sehingga mengunci simpul.
  6. Potong keempat sisi sehingga hasilnya sama panjang.
  7. Jangan lupa sesuaikan dengan ukuran diameter kepala bayi. Jika kurang panjang, sambunglah dengan sisa bahan yang tersedia
  8. Setelah sama panjang, sambung dan balutlah keempat sisi.
  9. Lalu jahitlah dengan warna benang senada.
  10. Bandana bayi siap dipakai.
Artikel yang mungkin kamu suka..
Mengenal Alat Musik Tradisional Bali
by yuliawidyasari664

Src. from orami.co.id, kumparan.com
Rekomendasi
Mungkin kamu suka
Rekomendasi Indie
Yang mungkin kamu [juga] suka

Warungkustik
shorts

Berita Musik terbaru
Virgoun
Lirik Lagu
10 hari yang lalu ~ 24 Januari 2026
For Revenge
For Revenge Rilis Perayaan Patah Hati Babak 2, Luka Mulai Diterima
11 hari yang lalu ~ 23 Januari 2026

© 2019 radioguntur.com