Fakta Menarik dari Kemerdekaan Indonesia pada Tahun 1945

Dari soGun
Salam, komentar, request..
  healiron ~ " mau requestt sheila on 7 - pemuja rahasia dong kak <3 "        chikapriliaa27 ~ " semangat siaran kak sintya! "        kdksintyanm ~ " Haloo kaa, req lagunya for revenge-penyangkalan atau feast nina dong kak. Salamnya buat maha yg ngilang gatau kemana. Buat kaka penyiar jaga kesehatan yaa ujan2 musim sakit ?? "        aguscs7 ~ " kirim-kirim salam untuk rekan pejuang PPPK , semangat & sukses!! untuk pak erik , tante vera sering-sering kirim makanan ke PKA "        aiutrsta ~ " next bahas : 1. cowok mokondo 2. dijadikan pelampiasan/pelarian saja untuk mengisi kekosongan, manas2in mantannya trus kembali sama mantannya "        dharmaditya09 ~ " Titip salam buat kak usro yang lagi di jogja semangat trainingnya buat bisa cepat ke korea amin "        ajung.krisna84 ~ " Yuhuuuu stay tune di radioguntur.com "        culturepekalongankab ~ " Dari Bidang Kebudayaan Dindikbud Kab. Pekalongan nih Kak... streaming radio seru dengan lagu keren2. salam hangat dan Penuh Cinta dari Pekalongan untuk semua saja yang sdg konsenin Guntur FM Bali. Terimakasih... request Lagunya WARNA yang SINARAN. "     
by komangwulan295.
~

Fakta Menarik dari Kemerdekaan Indonesia pada Tahun 1945
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.

Tinggal menghitung hari menuju kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 78 nih, Kira-kira persiapan apa yang udah kamu lakuin di hari Kemerdekaan kali ini? Tapi sebelum kamu merayakannya kamu tau ga kalau ternyata Kain Bendera yang digunakan saat mengibarkan bendera pusaka saat itu ternyata dari warung soto loh, Tapi masih ada beberapa Fakta Menarik dari Kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945 yang bakal kita bahas kali ini diantaranya :

  1. 17 Agustus 1945 bertepatan dengan Pelaksanaan Ibadah Puasa. Pada dini hari 17 Agustus 1945, Soekarno, Hatta, dan Achmad Soebardjo sedang sibuk berdiskusi merancang teks proklamasi di rumah Laksamana Muda Tadashi Maeda serta dikawali para pemuda berkumpul di ruang depan. Setelah teks proklamasi rampung disusun, para bapak bangsa pun merasa lapar dan mereka butuh makanan untuk sahur. Untungnya di saat itu ada Nyonya Satsuki Mishima, asisten Maeda, yang berinisiatif membuatkan hidangan sahur untuk mereka bertiga. Nyonya Satsuki membuat nasi goreng sebagai hidangan menu sahur Soekarno dan kawan-kawannya. Selain itu, Nyonya Satsuki juga menyajikan menu lainnya seperti ikan sarden, telur, dan roti. Mereka semua pun menikmati santapan sahurnya. Selesainya, Soekarno dan Hatta kembali ke kediaman masing-masing untuk mempersiapkan diri melaksanakan proklamasi kemerdekaan.
  2. Soekarno yang sedang sakit ketika memproklamasikan kemerdekaan. Ternyata, pada saat waktu menunjukkan pukul 8 pagi atau 2 jam sebelum pembacaan teks proklamasi dimulai, Bung Karno sakit dan ia masih terbaring nyenyak di kamar rumahnya yang berada di Jalan Pegangsaan Timur 56, Cikini. Soekarno terkena gejala malaria tertiana. Suhu badannya tinggi dan begitu lelah setelah begadang bersama para sahabatnya untuk menyusun konsep naskah proklamasi di rumah Laksamana Maeda semalam. Bung Karno pun segera ditangani oleh sahabatnya, yaitu dr. Soeharto. Darahnya dialiri chinineurethan intramusculair, lalu menenggak pil brom chinine. Setelah diperiksa, Soekarno kembali beristirahat. Pada pukul 9 pagi, Bung Karno terbangun. Ia bangkit dan segera berpakaian rapi putih-putih dan langsung menemui sahabatnya, Bung Hatta. Bertepatan pukul 10 pagi, keduanya mulai memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari serambi rumahnya. "Demikianlah Saudara-saudara! Kita sekalian telah merdeka!"  Seru Bung Karno di hadapan para patriot sejati. Kemudian mereka semua pun menyanyikan lagu kebangsaan sambil mengibarkan bendera pusaka merah-putih. Setelah upacaranya selesai, Bung Karno kembali ke kamarnya dan berbaring di tempat tidurnya lagi. Rupanya, beliau masih meriang.
  3. Sentuhan yang sederhana pada saat upacara proklamasi kemerdekaan. Pada saat upacara proklamasi kemerdekaan Indonesia waktu itu, ternyata acaranya berjalan tanpa ada protokol keamanan dan lain sebagainya. Tidak ada korps musik, tidak ada konduktor, dan tidak ada panca ragam. Semuanya berjalan dengan lancar dan sederhana. Tiang bendera pun hanya memakai batang bambu kasar dan katrol tiangnya terbuat dari gelas bekas sahur Mohammad Hatta. Walaupun begitu, itulah kenyataannya. Akhirnya terjadilah sebuah upacara sakral yang dinanti-nantikan selama lebih dari 300 tahun.
  4. Naskah proklamasi yang asli ditemukan di tempat sampah. Bung Karno tidak pernah menyimpan naskah asli teks proklamasi kemerdekaan Indonesia yang ditulis olehnya bersama Bung Hatta. Namun, lembaran kertas itu malah disimpan dengan baik oleh seorang wartawan, BM Diah. Naska itu disimpannya setelah beliau menemukan draft proklamasi itu di keranjang sampah di rumah Laksamana Maeda. Teks itu telah disalin dan diketik oleh Sajuti Melik pada dini hari 17 Agustus 1945. Kemudian di tanggal 29 Mei 1992, Diah baru menyerahkan draft tersebut kepada Presiden Soeharto. Naskah itu telah disimpannya selama 46 tahun, 9 bulan, dan 19 hari.
Artikel yang mungkin kamu suka..
Laki-Laki Gentle: Pribadi Penuh Kasih yang Idaman Wanita
by victor1121.bcf

Src. from idntimes.com
Rekomendasi
Mungkin kamu suka
Rekomendasi Indie
Yang mungkin kamu [juga] suka

Warungkustik
shorts

Berita Musik terbaru

© 2019 radioguntur.com