Fakta Menarik Santa Claus

Dari soGun
Salam, komentar, request..
  healiron ~ " mau requestt sheila on 7 - pemuja rahasia dong kak <3 "        chikapriliaa27 ~ " semangat siaran kak sintya! "        kdksintyanm ~ " Haloo kaa, req lagunya for revenge-penyangkalan atau feast nina dong kak. Salamnya buat maha yg ngilang gatau kemana. Buat kaka penyiar jaga kesehatan yaa ujan2 musim sakit ?? "        aguscs7 ~ " kirim-kirim salam untuk rekan pejuang PPPK , semangat & sukses!! untuk pak erik , tante vera sering-sering kirim makanan ke PKA "        aiutrsta ~ " next bahas : 1. cowok mokondo 2. dijadikan pelampiasan/pelarian saja untuk mengisi kekosongan, manas2in mantannya trus kembali sama mantannya "        dharmaditya09 ~ " Titip salam buat kak usro yang lagi di jogja semangat trainingnya buat bisa cepat ke korea amin "        ajung.krisna84 ~ " Yuhuuuu stay tune di radioguntur.com "        culturepekalongankab ~ " Dari Bidang Kebudayaan Dindikbud Kab. Pekalongan nih Kak... streaming radio seru dengan lagu keren2. salam hangat dan Penuh Cinta dari Pekalongan untuk semua saja yang sdg konsenin Guntur FM Bali. Terimakasih... request Lagunya WARNA yang SINARAN. "     
by yuliawidyasari664.
~

Fakta Menarik Santa Claus
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.

Memasuki musim Natal, tak dapat dipungkiri bahwa sosok Santa Claus atau Sinterklas sudah menjadi ikon yang tidak terpisahkan dari perayaan ini. Sinterklas atau Santa Claus menjadi sosok legendaris yang muncul saat perayaan Natal dan identik dengan tradisi pemberian hadiah. Sinterklas dideskripsikan sebagai seorang pria berjenggot putih panjang, perut besar, serta pakaian dan topinya berwarna merah.

Selain itu, dalam budaya populer Santa Claus digambarkan muncul dengan kereta luncur yang ditarik oleh rusa pada malam-malam dingin Natal. Dia lalu akan memasukkan kado secara diam-diam lewat cerobong asap atau jendela, dan meneruskan kembali misinya untuk menyenangkan semua orang.

1. Sinterklas Terinspirasi dari Saint Nicholas
Masyarakat umumnya mengenal Sinterklas sebagai karakter fiktif yang mengantarkan hadiah setiap malam Natal. Rupanya, Sinterklas terinspirasi dari sosok asli bernama Saint (Santo) Nicholas.

Ia merupakan seorang uskup di wilayah yang sekarang disebut Turki dan hidup pada tahun 280 M. Ia dikenal gemar membantu orang-orang miskin dan sakit, serta menjadi pelindung bagi anak-anak dan pelaut. Saat melakukan kegiatan-kegiatan itu, Nicholas, menurut legenda memakai jubah uskup berwarna merah.

Hari kematian Nicholas pada 6 Desember 343 Masehi diperingati sebagai Hari Saint Nicholas untuk mengirimkan hadiah Natal. Reputasi Saint Nicholas tetap bertahan di Belanda dalam bentuk Sinterklaas, bahasa Belanda untuk Saint Nicholas.

2. Legenda Sinterklas Dibawa oleh Belanda ke Amerika Serikat
Legenda Sinterklaas dibawa oleh orang-orang Belanda yang bermigrasi ke New York, AS pada abad ke-17 dan 18, beserta kebiasaan memberikan hadiah dan permen kepada anak-anak.

Pada akhir tahun 1700-an, kisah Sinterklaas yang murah hati menembus budaya pop Amerika. Kisah-kisah Saint Nicholas pun berkembang dan bercampur dengan tradisi lainnya. Akhirnya, ia menjadi sosok legendaris yang sekarang disebut Santa Claus atau Sinterklas.

3. Sejarah Sinterklas dengan Janggut Putih dan Kostum Merah
Ternyata, ada cerita tersendiri di balik penggambaran Sinterklas seperti yang kita kenal saat ini. Seorang penulis dan sejarawan AS bernama Irving Washington membayangkan sosok Saint Nicholas dalam bukunya History of New York tahun 1809. Saint Nicholas digambarkan berkendara dengan riang di antara atap-atap rumah sambil menjatuhkan hadiah-hadiah luar biasa lewat cerobong asap.

Pada tahun 1822, Clement Clarke Moore menulis puisi yang berjudul A Visit from Saint Nicholas, atau lebih sering disebut Twas the Night Before Christmas. Dalam puisi yang terinspirasi oleh buku History of New York itu, Moore menceritakan bahwa Saint Nicholas mengendarai kereta luncur ajaib yang ditarik oleh rusa kutub sambil membawa sekarung penuh mainan. Gambaran ini lalu diadaptasi oleh kartunis Thomas Nast untuk Harper's Weekly pada tahun 1881. Ciri-ciri Sinterklas dalam ilustrasi Nast adalah seorang pria gemuk dan periang dengan janggut putih lebat yang memakai jas dan celana panjang merah dengan hiasan bulu putih.

Namun, citra modern Sinterklas yang menjadi standar ikonik saat ini, khususnya bagi budaya Amerika Serikat, diilustrasikan oleh seniman Haddon Sundblom untuk iklan Coca-Cola pada 1930-an. Ia menggambarkan Sinterklas sebagai pria gemuk berjanggut putih yang mengenakan mantel merah, ikat pinggang hitam, topi merah, dan sepatu bot hitam.

4. Asal-usul Ide Mengirim Surat kepada Sinterklas
Thomas Nast mengilustrasikan banyak hal yang kita kaitkan dengan Sinterklas saat ini. Salah satunya, ia menggambar ilustrasi Sinterklas yang sedang menyortir surat-surat dari "Orang Tua Anak yang Baik" dan "Orang Tua Anak Nakal".

Gambar ini membantu mempopulerkan tradisi anak-anak yang mengirim surat kepada Sinterklas untuk meminta hadiah Natal.

5. Rusa-rusa Kesayangan Sinterklas
Sinterklas memiliki sembilan rusa kutub terbang yang membantunya menerbangkan kereta luncur agar dia bisa mengantarkan hadiah. Rusa kutub Sinterklas pertama kali diperkenalkan dalam puisi Twas the Night Before Christmas. Nama-nama rusa kutub itu adalah Dasher, Dancer, Prancer, Vixen, Comet, Cupid, Donner, dan Blitzen. Bagaimana dengan rusa kesembilan?

Rusa kutub yang paling terkenal, Rudolph, merupakan rusa kesayangan Santa. Pada tahun 1939, Robert L. May menulis sebuah puisi cerita bahwa Rudolph adalah seekor rusa muda yang diejek karena hidungnya merah cerah. Tetapi pada malam berkabut, dia membimbing Sinterklas saat akan mengantarkan hadiah.

6. Rumah Sinterklas
Meskipun rumah Sinterklas umumnya dikenal berada di Kutub Utara, Alaska, ada lokasi lain yang disinyalir merupakan rumah Sinterklas.

Kota Rovaniemi di Finlandia mengklaim sebagai satu-satunya kampung halaman resmi Sinterklas. Bahkan, di sana terdapat Santa Claus Village atau Desa Sinterklas, satu-satunya taman hiburan di dunia untuk bisa bertemu Sinterklas.

7. Dirayakan Tiap Tahun 
Karena kedermawanannya dalam menolong semua orang, tiap tahun pada tanggal 6 Desember gereja-gereja katolik di banyak negara juga memeringatinya sebagai hari Saint Nicholas Day. Perayaan tersebut bertujuan untuk menyerap spirit sosok Saint Nicholas dalam menyebarkan kebaikan.

Di negara-negara Eropa dan Asia Timur, perayaan Saint Nicholas umumnya dilakukan dengan memasang hiasan khas Santa Claus jingga membuat kue khusus. Selain itu, para orang tua biasanya juga menyelipkan berbagai hadiah untuk anak-anaknya di sepatu atau kaus kaki mereka.

Artikel yang mungkin kamu suka..
She Wears Many Crowns
by prettylaudy14

Src. from beautynesia.id, hypeabis.id
Rekomendasi
Mungkin kamu suka
Rekomendasi Indie
Yang mungkin kamu [juga] suka

Warungkustik
shorts

Berita Musik terbaru

© 2019 radioguntur.com