Gunung Olympus Mons di Mars

Dari soGun
Salam, komentar, request..
  healiron ~ " mau requestt sheila on 7 - pemuja rahasia dong kak <3 "        chikapriliaa27 ~ " semangat siaran kak sintya! "        kdksintyanm ~ " Haloo kaa, req lagunya for revenge-penyangkalan atau feast nina dong kak. Salamnya buat maha yg ngilang gatau kemana. Buat kaka penyiar jaga kesehatan yaa ujan2 musim sakit ?? "        aguscs7 ~ " kirim-kirim salam untuk rekan pejuang PPPK , semangat & sukses!! untuk pak erik , tante vera sering-sering kirim makanan ke PKA "        aiutrsta ~ " next bahas : 1. cowok mokondo 2. dijadikan pelampiasan/pelarian saja untuk mengisi kekosongan, manas2in mantannya trus kembali sama mantannya "        dharmaditya09 ~ " Titip salam buat kak usro yang lagi di jogja semangat trainingnya buat bisa cepat ke korea amin "        ajung.krisna84 ~ " Yuhuuuu stay tune di radioguntur.com "        culturepekalongankab ~ " Dari Bidang Kebudayaan Dindikbud Kab. Pekalongan nih Kak... streaming radio seru dengan lagu keren2. salam hangat dan Penuh Cinta dari Pekalongan untuk semua saja yang sdg konsenin Guntur FM Bali. Terimakasih... request Lagunya WARNA yang SINARAN. "     
by prettylaudy14.
~

Gunung Olympus Mons di Mars
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.

1. Gunung Tertinggi di Tata Surya

Olympus Mons merupakan gunung tertinggi yang diketahui di seluruh tata surya. Gunung ini menjulang setinggi sekitar 22 hingga 26 kilometer di atas permukaan rata-rata Mars, tergantung pada cara pengukuran ketinggiannya. Sebagai perbandingan, Gunung Everest di Bumi hanya memiliki ketinggian sekitar 8,8 kilometer dari permukaan laut, menjadikan Olympus Mons hampir tiga kali lebih tinggi. Tinggi luar biasa ini membuatnya menjadi objek yang sangat menonjol di permukaan Mars dan dapat dilihat dengan jelas dari luar angkasa. Bahkan, jika Olympus Mons berada di Bumi, puncaknya akan menembus lapisan stratosfer, jauh di atas ketinggian penerbangan komersial.

Keunikan tinggi Olympus Mons tidak hanya berasal dari ukurannya, tetapi juga dari gravitasi Mars yang rendah. Mars memiliki gravitasi sekitar 38% dari gravitasi Bumi, yang berarti tekanan dan gaya pada struktur geologis lebih ringan, memungkinkan gunung berapi seperti Olympus Mons tumbuh jauh lebih tinggi tanpa runtuh karena beban sendiri. Selain itu, kerak Mars yang lebih tebal dan lebih stabil dibanding Bumi juga berkontribusi pada kestabilan struktur gunung ini selama miliaran tahun. Kombinasi gravitasi rendah, kerak stabil, dan aktivitas vulkanik jangka panjang menciptakan lingkungan ideal bagi pembentukan gunung sebesar ini.

2. Gunung Berapi Perisai Terbesar yang Pernah Diketahui

Olympus Mons adalah contoh ekstrem dari gunung berapi perisai (shield volcano), jenis gunung berapi yang ditandai dengan bentuk landai dan luas karena terbentuk dari aliran lava yang sangat cair. Lava yang mengalir dari letusan Olympus Mons kemungkinan bersifat basaltik — sangat encer — sehingga mampu menyebar dalam radius besar sebelum membeku. Hal ini menghasilkan profil landai dan lebar yang khas, sangat berbeda dari gunung berapi strato seperti Gunung Fuji atau Merapi yang curam. Aliran lava seperti ini terjadi berulang kali selama waktu geologis yang sangat panjang, membentuk lapisan-lapisan lava yang akhirnya menciptakan gunung sebesar ini.

Gunung berapi perisai di Bumi seperti Mauna Loa di Hawaii merupakan analog terbaik bagi Olympus Mons, meskipun ukurannya jauh lebih kecil. Olympus Mons memiliki ketinggian tiga kali lebih tinggi dan volume lebih dari 100 kali lipat dibanding Mauna Loa. Bentuk perisai yang sangat luas dan landai ini menunjukkan bahwa letusan-letusan yang membentuk Olympus Mons kemungkinan bersifat efusif (tidak eksplosif), dengan lava mengalir secara perlahan dan stabil dalam waktu jutaan hingga miliaran tahun. Ini juga menandakan bahwa aktivitas vulkanik di Mars berjalan dengan karakteristik unik dibanding Bumi.

3. Memiliki Diameter yang Luar Biasa Lebar

Olympus Mons tidak hanya tinggi, tetapi juga memiliki lebar yang luar biasa. Gunung ini membentang sejauh 600 kilometer dari satu ujung ke ujung lainnya — sebanding dengan seluruh lebar negara bagian Texas di Amerika Serikat, atau bahkan dua kali lebih luas dari pulau Jawa. Jika seseorang berjalan kaki dari satu sisi ke sisi lain gunung ini, ia akan membutuhkan berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan untuk menyelesaikannya, tergantung pada medan dan jalur yang dilalui. Dengan cakupan sebesar itu, Olympus Mons menempati wilayah yang lebih luas dari beberapa negara kecil di Bumi.

Karena luasnya yang ekstrem, jika Anda berdiri di lereng Olympus Mons, Anda tidak akan bisa melihat puncaknya — bahkan pada hari cerah. Kelengkungan Mars sendiri akan menghalangi pandangan Anda, karena Mars memiliki diameter yang lebih kecil dari Bumi, membuat efek lengkungan lebih signifikan. Ini membuat Olympus Mons terlihat tidak seperti gunung biasa, tetapi seperti dinding raksasa di cakrawala, tergantung dari sudut pandang. Ukurannya yang masif telah menjadi bahan penelitian penting untuk memahami proses pembentukan gunung berapi di planet lain.

4. Kaldera Raksasa di Puncaknya

Puncak Olympus Mons memiliki kaldera raksasa dengan diameter sekitar 80 kilometer, hasil dari runtuhnya bagian atas gunung setelah dapur magma di bawahnya kosong akibat letusan besar. Kaldera ini tidak terbentuk dalam satu peristiwa saja, tetapi terdiri dari beberapa kaldera kecil yang saling tumpang tindih, menunjukkan bahwa proses pembentukan kaldera terjadi dalam beberapa tahap. Setiap kaldera menandakan siklus letusan besar yang menyebabkan permukaan gunung runtuh ke dalam setelah lava yang menopangnya dikeluarkan ke permukaan.

Kaldera ini menjadi bukti penting bagi para ilmuwan tentang sejarah aktivitas vulkanik Olympus Mons. Dengan melihat pola, bentuk, dan lapisan di dalam kaldera, peneliti dapat memperkirakan usia relatif dan urutan letusan yang pernah terjadi. Bentuk kaldera yang kompleks juga menunjukkan bahwa Olympus Mons tidak hanya besar, tetapi juga aktif dalam waktu yang sangat panjang. Di Bumi, kaldera seperti Yellowstone dan Tambora juga terbentuk dengan cara serupa, tetapi ukurannya jauh lebih kecil dari kaldera Olympus Mons, mempertegas skala luar biasa dari gunung Mars ini.

5. Dibentuk oleh Letusan Selama Miliaran Tahun

Gunung Olympus Mons terbentuk melalui serangkaian letusan lava efusif yang terjadi selama rentang waktu miliaran tahun. Tidak seperti di Bumi, di mana pergerakan lempeng tektonik dapat menghentikan atau memindahkan aktivitas vulkanik dari satu titik ke titik lain, Mars tidak memiliki lempeng tektonik aktif. Akibatnya, satu titik panas di dalam planet dapat terus-menerus mengalirkan lava ke permukaan dari lokasi yang sama selama waktu yang sangat panjang, memungkinkan akumulasi material vulkanik hingga membentuk gunung sebesar Olympus Mons.

Ini adalah salah satu alasan utama mengapa Olympus Mons bisa tumbuh begitu besar: tidak ada perpindahan kerak, dan sumber panas tetap berada di bawah titik yang sama. Setiap letusan hanya menambah lapisan baru pada struktur gunung yang sudah ada, secara perlahan memperluas dan meninggikannya. Di Bumi, gunung seperti Mauna Loa atau Mauna Kea terus tumbuh, tetapi dalam skala yang terbatas karena kerak Bumi bergerak. Di Mars, kestabilan kerak memungkinkan pertumbuhan gunung berapi dalam skala yang tidak bisa dicapai di planet kita.

6. Lingkungan Sekitar yang Relatif Datar

Olympus Mons terletak di wilayah yang disebut Tharsis Bulge, dataran tinggi vulkanik yang menjadi rumah bagi beberapa gunung berapi terbesar di Mars. Namun, area langsung di sekitar Olympus Mons relatif datar dan rendah, terutama di sisi barat laut. Hal ini membuat Olympus Mons terlihat sangat mencolok dan terisolasi dari sekitarnya, seolah-olah menjulang sendirian di tengah padang luas.

Kontras ini memberikan pemandangan luar biasa ketika dilihat dari orbit — sebuah gunung raksasa dengan sisi-sisi yang menjulang drastis dari dataran rendah sekitarnya. Di bagian bawah lereng Olympus Mons bahkan ditemukan tebing-tebing tinggi dan landasan lava beku yang terbentuk akibat tekanan berat gunung itu sendiri. Keunikan lingkungan sekitarnya membuat gunung ini menjadi objek ideal untuk studi geologi planet, karena formasi dan interaksi struktur dengan daerah sekitarnya bisa dipelajari tanpa banyak gangguan topografi lainnya.

7. Erosi yang Sangat Lambat

Mars memiliki atmosfer yang sangat tipis, sekitar 0,6% dari tekanan atmosfer di permukaan laut Bumi. Akibatnya, proses erosi seperti yang terjadi di Bumi — angin, hujan, dan pembekuan air — hampir tidak berfungsi secara efektif di Mars. Inilah salah satu alasan mengapa permukaan Olympus Mons tampak sangat terawat, bahkan setelah miliaran tahun sejak terbentuknya.

Erosi yang lambat memungkinkan banyak fitur geologis kuno tetap utuh. Lava yang membeku, alur aliran lava, dan bahkan bekas runtuhan di kaldera masih terlihat jelas, tanpa banyak perubahan bentuk. Di Bumi, dalam kurun waktu yang sama, cuaca dan aktivitas tektonik akan menghancurkan dan mengubah struktur tersebut secara drastis. Hal ini membuat Mars, dan Olympus Mons secara khusus, menjadi semacam museum geologis alami yang merekam proses vulkanik kuno dalam keadaan hampir asli.

Artikel yang mungkin kamu suka..
Festival Kebudayaan di Indonesia
by yuliawidyasari664

Src. from kompas.com
Rekomendasi
Mungkin kamu suka
Rekomendasi Indie
Yang mungkin kamu [juga] suka

Warungkustik
shorts

Berita Musik terbaru
Virgoun
Lirik Lagu
10 hari yang lalu ~ 24 Januari 2026
For Revenge
For Revenge Rilis Perayaan Patah Hati Babak 2, Luka Mulai Diterima
11 hari yang lalu ~ 23 Januari 2026

© 2019 radioguntur.com