How to Get Away from Envy Feeling
Salam, komentar, request..
How to Get Away from Envy Feeling
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.
1. Menyadari dan Mengakui Perasaan Iri
Cara menghilangkan iri hati yang harus kamu lakukan adalah menyadari dan mengakui perasaan iri itu. Jangan pernah menyangkal atau berpura-pura tidak merasakan perasaan itu.
Itu karena ketika kamu menyadari perasaan tersebut, hal ini bisa membantu kamu mengenali pola pikir negatif dan memulai proses perubahan.
Untuk itu, aku sarankan kamu meluangkan waktu setiap malam selama 10-15 menit untuk menulis di jurnal tentang perasaan yang muncul sepanjang hari.
Kamu bisa menulis situasi yang memicu perasaan iri dan bagaimana perasaan itu muncul. Dengan cara ini, kamu bisa lebih paham dan mulai mengatasi perasaan iri dengki tersebut.
2. Berfokus pada Kelebihan dan Prestasi Sendiri
Tips menghilangkan iri hati yang bisa kamu lakukan adalah berfokus pada kelebihan diri sendiri. Itu karena mungkin kamu sering kali suka membandingkan diri dengan orang lain, yang akhirnya bikin kamu lupa sama prestasi dan kelebihan diri sendiri.
Padahal, fokus pada kelebihan dan prestasi sendiri bisa meningkatkan rasa percaya diri dan penghargaan diri kamu.
Untuk itu, aku sarankan kamu segera membuat daftar mingguan atau bulanan tentang pencapaian dan kualitas positif diri.
Kamu bisa menempelkan daftar ini di tempat yang mudah terlihat dan bacalah setiap kali merasa iri. Dijamin, kamu akan lebih sadar betapa berharganya dirimu.
3. Mempraktikkan Rasa Syukur
Cara menghilangkan sifat iri hati lainnya adalah lebih sering bersyukur. Mengalihkan perhatian dari apa yang gak kamu miliki ke apa yang sudah ada dengan praktik rasa syukur bisa membuat kamu hidup lebih bahagia.
Praktik ini penting kamu lakukan karena praktik rasa syukur sudah terbukti meningkatkan kesejahteraan emosional dan mengurangi stres.
Untuk itu, coba kamu tulis tiga hal yang kamu syukuri dalam jurnal setiap malam. Hal ini bisa berupa hal kecil atau besar, seperti cuaca yang baik, makan malam yang enak, atau waktu yang dihabiskan bersama keluarga.
4. Berhenti Membandingkan Diri di Media Sosial
Tips menghilangkan sifat iri hati adalah berhenti membandingkan diri dengan orang lain melalui media sosial. Itu karena media sosial seringkali menampilkan versi terbaik dari hidup orang lain, yang bikin kamu merasa hidup kurang sempurna.
Untuk itu, segera batasi waktu penggunaan media sosial atau unfollow akun yang membuat kamu merasa tidak cukup. Selain itu, tetapkan juga batas waktu harian untuk penggunaan media sosial, misalnya 30 menit sehari.
Ketika kamu berhenti membandingkan diri melalui media sosial, hal ini bisa membantu kamu berfokus pada kehidupan nyata. Aku yakin, kamu akan merasa lebih lega dan bahagia setelah melakukan hal tersebut.
5. Mengubah Perspektif Iri Menjadi Inspirasi
Cara menghilangkan sifat iri terhadap orang lain adalah mengubah perspektif buruk menjadi baik atas suatu hal. Kamu bisa mengubah perspektif perasaan iri bisa menjadi motivasi untuk memperbaiki diri.
Untuk itu, aku sarankan kamu mengidentifikasi apa yang membuat kamu iri dan jadikan itu sebagai target yang ingin kamu capai. Misalnya, kalau kamu iri dengan prestasi seseorang, justru kamu harus berkenalan dekat dengan orang itu untuk berbagi ilmu.
Cara ini penting kamu lakukan agar kamu lebih fokus terhadap tindakan positif daripada perasaan negatif. Hal ini juga bisa mendorong perkembangan pribadi dan pencapaian tujuan kamu.
6. Melatih Empati
iri terhadap orang lain. Itu karena empati bisa membantu kamu memahami perasaan dan situasi orang lain, yang bisa mengurangi perasaan iri karena kamu lebih memahami perjuangan mereka.
Untuk itu, aku sarankan kamu melakukan tindakan kebaikan kecil setiap hari, seperti membantu orang lain atau memberikan pujian tulus.
Kamu juga bisa membuat tujuan harian untuk melakukan satu tindakan kebaikan, seperti membantu seseorang dengan tugas kecil atau memberikan pujian tulus. Hal ini bisa memperkuat hubungan sosial dan meningkatkan kebahagiaan kamu.
7. Berkembang dan belajar terus-menerus
Rasa iri dapat diubah menjadi motivasi untuk terus berkembang dan belajar. Gunakan pencapaian orang lain sebagai inspirasi untuk meningkatkan diri. Pendidikan dan pengembangan diri adalah kunci untuk mengatasi rasa iri yang merugikan.Selalu ada ruang untuk pertumbuhan, dan semakin kita mengembangkan keterampilan dan pengetahuan kita, semakin besar kepercayaan diri kita. Ketika kita fokus pada perkembangan diri, rasa iri cenderung mereda.
Merasa Tertinggal dari Orang Lain? Segera Atasi Dengan Cara Ini!

Src. from pembelajarproduktif, idntimes
Mungkin kamu suka
Yang mungkin kamu [juga] suka
Warungkustik
shorts
Berita Musik terbaru
© 2019 radioguntur.com