Keajaiban Alam : Mengenal Hewan Tertua di Bumi

Dari soGun
Salam, komentar, request..
  healiron ~ " mau requestt sheila on 7 - pemuja rahasia dong kak <3 "        chikapriliaa27 ~ " semangat siaran kak sintya! "        kdksintyanm ~ " Haloo kaa, req lagunya for revenge-penyangkalan atau feast nina dong kak. Salamnya buat maha yg ngilang gatau kemana. Buat kaka penyiar jaga kesehatan yaa ujan2 musim sakit ?? "        aguscs7 ~ " kirim-kirim salam untuk rekan pejuang PPPK , semangat & sukses!! untuk pak erik , tante vera sering-sering kirim makanan ke PKA "        aiutrsta ~ " next bahas : 1. cowok mokondo 2. dijadikan pelampiasan/pelarian saja untuk mengisi kekosongan, manas2in mantannya trus kembali sama mantannya "        dharmaditya09 ~ " Titip salam buat kak usro yang lagi di jogja semangat trainingnya buat bisa cepat ke korea amin "        ajung.krisna84 ~ " Yuhuuuu stay tune di radioguntur.com "        culturepekalongankab ~ " Dari Bidang Kebudayaan Dindikbud Kab. Pekalongan nih Kak... streaming radio seru dengan lagu keren2. salam hangat dan Penuh Cinta dari Pekalongan untuk semua saja yang sdg konsenin Guntur FM Bali. Terimakasih... request Lagunya WARNA yang SINARAN. "     
by chikapriliaa27.
~

Keajaiban Alam : Mengenal Hewan Tertua di Bumi
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.

Ada banyak hewan di dunia yang bisa hidup lama hingga melebihi usia rata-rata manusia. Umumnya, hewan berumur panjang itu didominasi oleh mamalia dan invertebrata yang hidup di wilayah perairan.
Hewan yang berumur panjang dilengkapi dengan sifat-sifat untuk bertahan hidup, dan terkadang bahkan menghentikan atau membalikkan proses penuaan.

Para ilmuwan telah mengungkap hewan yang paling lama berada di Bumi. Lantas apa sajakah itu? 

Kura-kura raksasa seychelles - berumur 190 tahun lebih

Kura-kura terkenal karena umur panjangnya. Hewan darat tertua yang masih hidup adalah kura-kura raksasa Seychelles berusia 190 tahun (Aldabrachelys gigantea hololissa) bernama Jonathan. Kura-kura itu hidup di pulau St. Helena di Samudra Atlantik Selatan setelah dibawa ke sana oleh orang-orang dari Seychelles pada tahun 1882.

Tak ada yang mengetahui pasti usia Jonathan, tetapi foto kura-kura tua itu yang diambil sekitar tahun 1882 dan 1886 menunjukkan bahwa hewan tersebut setidaknya sudah berusia 50 tahun pada akhir abad ke-19.
Pada 12 Januari 2022, Guinness World Record mengumumkan bahwa Jonathan adalah kura-kura tertua yang pernah ada. "Dia adalah ikon lokal, simbol kegigihan dalam menghadapi perubahan," kata Joe Hollins, dokter hewan Jonathan, kepada Guinness World Records saat itu.

Kura-kura raksasa perlu hidup lama agar bisa berkembang biak berkali-kali dan menghasilkan telur yang banyak, karena telurnya selalu dimakan predator.

Bulu Babi Merah - Berumur 200 Tahun

Bulu babi merah (Strongylocentrotus franciscanus) merupakan invertebrata bulat yang ditutupi duri. Hewan ini tinggal di perairan pantai dangkal di Amerika Utara dari California hingga Alaska, tempat mereka memakan tanaman laut, menurut Oregon State University.

Para peneliti terdahulu berasumsi bahwa bulu babi merah tumbuh dengan cepat dan memiliki masa hidup hingga sekitar 10 tahun, tetapi ketika para ilmuwan mempelajari spesies ini secara lebih rinci, mereka menyadari bahwa bulu babi terus tumbuh sangat lambat dan, di beberapa lokasi, mampu bertahan selama berabad-abad jika mereka dapat menghindari pemangsa, penyakit, dan nelayan.
Bulu babi merah yang ditemukan di Washington dan Alaska diperkirakan hidup lebih dari 100 tahun, dan bulu babi merah yang paling lama hidup di British Columbia, Kanada, kemungkinan berusia sekitar 200 tahun, menurut sebuah studi tahun 2003 yang diterbitkan dalam jurnal Fishery Bulletin.

Paus Bowhead - berumur 200 tahun lebih

Paus Bowhead atau paus kepala busur adalah mamalia yang berumur panjang. Masa hidup pasti paus Arktik dan sub Arktik ini tidak diketahui, tetapi ada temuan yang membuktikan bahwa mereka dapat hidup selama lebih dari 200 tahun, menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).

Paus memiliki mutasi gen yang disebut ERCC1, yang terlibat dalam perbaikan DNA. Hal ini dapat membantu melindungi paus dari kanker, dan penyebab potensial kematian. Selain itu, gen lain yang disebut PCNA dapat memperlambat penuaan, menurut laporan Live Science.

Kerang mutiara air tawar - berumur 250 tahun lebih

Kerang mutiara air tawar (margaritifera margaritifera) adalah kerang yang menyaring partikel makanan dari air. Hewan ini hidup terutama di sungai dan dapat ditemukan di Eropa dan Amerika Utara.

Kerang mutiara air tawar tertua di dunia diketahui berusia 280 tahun, menurut World Wildlife Fund for Nature.

Invertebrata ini memiliki masa hidup yang panjang berkat metabolisme yang rendah. Meski demikian, kerang mutiara air tawar merupakan spesies yang terancam punah. Populasi mereka menurun karena berbagai faktor yang berhubungan dengan manusia, termasuk kerusakan dan perubahan habitat sungai tempat mereka hidup.

Hiu Greenland - berumur 272 tahun lebih

Hiu Greenland (somniosus microcephalus) hidup di dalam samudra Arktik dan Atlantik Utara. Hewan ini dapat tumbuh hingga sepanjang 7,3 meter. Hiu Greenland memangsa ikan dan mamalia laut seperti anjing laut, menurut observatorium hiu St. Lawrence di Kanada.

Sebuah studi tahun 2016 tentang jaringan mata hiu Greenland, diterbitkan dalam jurnal Science, memperkirakan hiu ini dapat memiliki masa hidup minimal 272 tahun. Hiu terbesar dalam penelitian itu diperkirakan berusia sekitar 392 tahun, dan para peneliti memperkirakan bahwa hiu tersebut bisa berusia hingga 512 tahun.

Cacing tabung -berumur 300 tahun lebih

Cacing tabung adalah invertebrata yang hidup di dasar laut. Beberapa cacing tabung hidup di sekitar lubang hidrotermal, tetapi spesies yang paling lama hidup ditemukan di lingkungan yang lebih dingin dan lebih stabil yang disebut rembesan dingin, tempat bahan kimia keluar dari retakan atau celah di dasar laut.

Sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan dalam jurnal The Science of Nature menemukan bahwa escarpia laminata, spesies cacing tabung rembesan dingin di Teluk Meksiko, hidup hingga 200 tahun, dan beberapa spesimen bertahan selama lebih dari 300 tahun.

Karang Hitam - berumur 4.000 tahun lebih

Karang ini terlihat seperti bebatuan dan tanaman bawah air yang berwarna-warni, tetapi sebenarnya terdiri dari kerangka luar invertebrata yang disebut polip. Polip ini terus berkembang biak dan menggantikan diri mereka sendiri dengan membuat salinan yang identik secara genetik, yang seiring waktu menyebabkan struktur kerangka luar karang tumbuh semakin besar.

Karang hitam yang hidup di perairan dalam adalah salah satu karang yang paling berumur panjang. Spesimen karang hitam yang ditemukan di lepas pantai Hawaii diperkirakan berusia 4.265 tahun.

Spons kaca - berumur 10.000 tahun lebih

Meski namanya spons kaca atau glass sponge, ini adalah hewan. Spons kaca terdiri dari koloni hewan, mirip dengan karang, yang juga dapat hidup selama ribuan tahun. Anggota kelompok ini sering ditemukan di laut dalam dan memiliki kerangka yang menyerupai kaca, karena itulah diberi nama spons kaca.

Sebuah studi pada 2012 yang diterbitkan dalam jurnal Chemical Geology memperkirakan bahwa spons kaca yang termasuk dalam spesies monorhaphis chuni berumur sekitar 11.000 tahun. Turritopsis dohrnii disebut ubur-ubur abadi karena berpotensi hidup selamanya. Ubur-ubur ini memulai hidup sebagai larva sebelum menetap di dasar laut dan berubah menjadi polip.

Polip ini kemudian menghasilkan medusa atau ubur-ubur yang berenang bebas. Ubur-ubur, yang berasal dari Laut Mediterania, dapat membalikkan siklus hidup mereka beberapa kali dan karena itu mungkin tidak akan pernah mati, menurut Natural History Museum di London. 

Hydra - berpotensi hidup abadi

Hydra merupakan sekelompok invertebrata kecil dengan tubuh lunak yang sedikit menyerupai ubur-ubur dan mereka juga memiliki potensi untuk hidup selamanya.

Invertebrata ini sebagian besar terdiri dari sel induk, yang terus beregenerasi melalui duplikasi atau kloning, sehingga hewan ini tidak menua seiring bertambahnya usia.

Mereka mati dalam kondisi alami karena ancaman seperti pemangsa dan penyakit, tetapi tanpa bahaya eksternal ini, mereka dapat terus beregenerasi selamanya.

Ming, Kerang Quahog (+500 tahun)

Hewan dengan usia tertua yang pernah hidup di dunia adalah kerang quahog. Kerang ini telah hidup di dasar laut lepas pantai utara Islandia sejak lebih dari 500 tahun yang lalu. Pada 2006, para peneliti kemudian mengambil kerang quahog dari habitatnya untuk dianalisis.
Setelah dilakukan penelitian beberapa kali, kerang quahog diperkirakan sudah berusia sekitar 507 tahun. Kerang yang dinamai Ming ini sudah terdaftar dalam Guiness Book of Records sebagai hewan tertua di dunia. Sayangnya, Ming sudah mati terbunuh di tangan ilmuwan Bangor University yang tengah melakukan riset.

Fred, Kakatua (105 tahun)
Fred merupakan burung kakatua peliharaan yang diserahkan pemiliknya ke Suaka Margasatwa Bonorong Asutralia. Ia telah tinggal di cagar alam tersebut setidaknya selama 20 tahun terakhir. Jika usia maksimal burung kakatua hanya mencapai 60 tahun, Fred menjadi kakatua tertua dengan usia lebih dari 105 tahun.
Keberadaan hewan-hewan tertua di dunia tidak hanya mengagumkan, tetapi juga memberikan wawasan berharga tentang sejarah dan evolusi kehidupan di Bumi. Melalui perlindungan dan pelestarian spesies ini, kita tidak hanya menjaga warisan alam, tetapi juga memastikan bahwa generasi mendatang dapat belajar dan terinspirasi oleh keajaiban yang telah ada sejak zaman prasejarah.

Sumber : cnbcindonesia.com, kumparan.com

Artikel yang mungkin kamu suka..
Basic Manners Yang Penting Diajarkan Ke Anak Sejak Usia Dini!
by cantika.aprilia2002

Src. from cnbcindonesia.com
Rekomendasi
Mungkin kamu suka
Rekomendasi Indie
Yang mungkin kamu [juga] suka

Warungkustik
shorts

Berita Musik terbaru
Virgoun
Lirik Lagu
11 hari yang lalu ~ 24 Januari 2026
For Revenge
For Revenge Rilis Perayaan Patah Hati Babak 2, Luka Mulai Diterima
12 hari yang lalu ~ 23 Januari 2026

© 2019 radioguntur.com