Kenapa Orang Jahat Lebih Sukses? Kenali Dark TRIAD Orang Sukses!

Dari soGun
Salam, komentar, request..
  healiron ~ " mau requestt sheila on 7 - pemuja rahasia dong kak <3 "        chikapriliaa27 ~ " semangat siaran kak sintya! "        kdksintyanm ~ " Haloo kaa, req lagunya for revenge-penyangkalan atau feast nina dong kak. Salamnya buat maha yg ngilang gatau kemana. Buat kaka penyiar jaga kesehatan yaa ujan2 musim sakit ?? "        aguscs7 ~ " kirim-kirim salam untuk rekan pejuang PPPK , semangat & sukses!! untuk pak erik , tante vera sering-sering kirim makanan ke PKA "        aiutrsta ~ " next bahas : 1. cowok mokondo 2. dijadikan pelampiasan/pelarian saja untuk mengisi kekosongan, manas2in mantannya trus kembali sama mantannya "        dharmaditya09 ~ " Titip salam buat kak usro yang lagi di jogja semangat trainingnya buat bisa cepat ke korea amin "        ajung.krisna84 ~ " Yuhuuuu stay tune di radioguntur.com "        culturepekalongankab ~ " Dari Bidang Kebudayaan Dindikbud Kab. Pekalongan nih Kak... streaming radio seru dengan lagu keren2. salam hangat dan Penuh Cinta dari Pekalongan untuk semua saja yang sdg konsenin Guntur FM Bali. Terimakasih... request Lagunya WARNA yang SINARAN. "     
by natyaiswarii.
~

Kenapa Orang Jahat Lebih Sukses? Kenali Dark TRIAD Orang Sukses!
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.

Orang-orang yang melakukan hal licik umumnya akan mendapatkan hasil yang kurang baik, tetapi kenapa beberapa orang tersebut justru bisa mendapatkan sebuah kesuksesan? Nah, hal itu dapat terjadi karena adanya salah satu kepribadian manusia yang negatif atau biasa disebut Dark Triad. Teori kepribadian Dark Triad atau The Dark Triad Personality pertama kali disebarluaskan oleh Paulhus dan Williams pada tahun 2002. Dark Triad sendiri mempunyai tiga macam ciri, tetapi hanya salah satu yang menonjol. Artinya, tidak semua sifat tersebut dimiliki oleh orang dengan kepribadian Dark Triad. Tiga sifat tersebut yakni narcissism, machiavellianism, dan psychopathy.

1. Narcissism.

Narcissism bisa diartikan sebagai orang yang punya rasa superior berlebih. Akan tetapi jika seseorang memiliki Narcissism yang berlebih maka individunya akan merasakan  sakit yang sebenarnya, dia akan merasa terlihat lebih PD, merasa Superior dan lain sebagainya. Seseorang yang menonjolkan sifat Narcissism mempunyai sifat yang besar kepala, sombong, egois yang tinggi, dan tidak memiliki rasa kasihan atau empati, seperti pernyataan Kohut. Mereka akan selalu menyombongkan hal-hal yang mereka miliki atau bahkan hal-hal yang sebenarnya tidak mereka miliki. Itu dilakukan demi menutupi rasa kurang percaya diri yang ada pada diri mereka. Orang-orang yang Narcissism sengaja memperlihatkan ‘kemewahan’ untuk mendapatkan pengakuan dari orang lain.

2. Machiavellianisme

Orang yang gemar memanipulasi dan memperdaya orang lain, tidak bermoral, dan senang mendahului kepentingan pribadi daripada bersama. Machiavellianism sendiri berasal dari kata Machiavelli yang menjabat sebagai kepala penasihat politik keluarga Medici yang berkuasa di Firenze, Italia. Kemudian karena kalimatnya yang berbunyi “The end justifies the means” sering digunakan dalam perpolitikan yang artinya “Jika tujuan kita baik, cara kita mencapai tujuan tersebut (baik atau buruk) seharusnya tidak menjadi masalah.” Hal itu menjadi pemicu seseorang dalam melakukan cara licik. Mereka seperti berprinsip pada kalimat ‘apapun caranya, asal baik tujuan tidak masalah.’ Sebenarnya orang-orang yang memiliki Machiavellianism sangat banyak ditemui di kalangan kita. Banyak siswa yang menyontek demi mendapatkan nilai yang baik. Banyak orang yang menipu demi bisa menghidupi keluarganya. Banyak pemimpin menerima suap demi bisa menaikkan reputasinya. Semua yang disebutkan memiliki tujuan yang baik, tetapi cara yang dilakukan tentu salah karena melakukan kecurangan, memanipulasi, dan mendahulukan kepentingan pribadinya.

3. Psycopathy

Bukanlah hanya seseorang yang gemar menyayat manusia atau haus darah. Namun, mereka yakni seseorang dengan egoisme tinggi, cepat dalam mengambil tindakan tanpa peduli akibat, selalu melanggar aturan, tanpa rasa bersalah, labil, dan senang dengan keadaan yang menegangkan. Orang-orang seperti ini merupakan seseorang yang memiliki kuasa yang tinggi. Mereka tidak suka melakukan kekerasan sehingga membuat orang lain sulit menyadari sifat mereka.

 

Dari beberapa hal yang dipaparkan, dapat dilihat bahwa orang dengan Dark Triad atau bisa disebut orang yang licik dapat sukses karena mereka ‘pandai’ dalam merebut perhatian lawan atau pemimpin mereka tanpa mengotori tangan mereka. Mereka memanipulasi, membohongi, memanfaatkan orang lain untuk mencapai tujuannya dengan mengambil hati orang lain sehingga orang lain tidak curiga terhadap cara liciknya. Mereka juga tak sungkan melontarkan kata-kata manis, tidak baperan/sensitif sehingga membuat orang lain senang bergaul dengannya. Mereka dengan narcissism akan haus pujian, senang menjadi pusat perhatian, dan selalu menuntut orang lain mengistimewakan mereka.

Sebenarnya Dark Triad ini bisa saja menjadi sebuah kelebihan asal jangan overload dan sebenarnya bacial research juga seringkali dapat ada di posisi kepemimpinan. Ada skill yang penting yang harus kita kuasai untuk mengimbangi dark triad yaitu self awareness dan self acceptance. Kalaupun kita jahat, kita tinggal berfikir bagaimana cara agar intinya bisa introspeksi agar bisa berubah, agar bisa berkurang dan bagaimana caranya agar kita bisa tetap mempunyai energy lebih untuk bangun menjadi lebih baik karena kejahatan mungkin tidak akan pernah selesai di dunia.

Sumber : kompasiana.com, jurnalphona.com

Artikel yang mungkin kamu suka..
Fakta Unik Desa Tenganan Bali !
by komangwulan295

Src. from kompasiana.com
Rekomendasi
Mungkin kamu suka
Rekomendasi Indie
Yang mungkin kamu [juga] suka

Warungkustik
shorts

Berita Musik terbaru
Virgoun
Lirik Lagu
11 hari yang lalu ~ 24 Januari 2026
For Revenge
For Revenge Rilis Perayaan Patah Hati Babak 2, Luka Mulai Diterima
12 hari yang lalu ~ 23 Januari 2026

© 2019 radioguntur.com