Kupas Tuntas : Kelebihan dan Kekurangan Aset Properti Sebagai Investasi
Salam, komentar, request..
Kupas Tuntas : Kelebihan dan Kekurangan Aset Properti Sebagai Investasi
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.
KELEBIHAN :
1. Dapat digunakan sebagai tempat tinggal dan usaha
Aset properti memiliki fleksibilitas penggunaan selain digunakan untuk tempat tinggal juga dapat dijadikan tempat usaha. Masyarakat yang berencana untuk membangun bisnis, aset properti bisa menjadi modal usaha sebagai toko atau lokasi produksi.
Ketika tidak memiliki banyak waktu untuk mengelola bisnis, pemilik juga bisa menjadikan aset properti sebagai sumber pendapatan pasif dengan membuka jasa sewa properti seperti ruko, kontrakan, dan kos.
2. Berpeluang menghasilkan capital gain
Harga tanah dan bangunan terus mengalami tren naik. Masyarakat bisa mendapatkan capital gain dari selisih antara harga jual dan harga beli aset properti yang dimiliki. Meskipun begitu, kenaikan tersebut membutuhkan waktu lama, sehingga investasi dalam bentuk aset properti memang perlu dilakukan dalam jangka panjang.
3. Bisa dijadikan agunan
Kepemilikan properti dapat meningkatkan reputasi saat mengajukan kredit, karena aset berupa properti dapat dijadikan sebagai agunan pinjaman.
Beberapa pinjaman dari bank maupun lembaga pembiayaan mensyaratkan agunan. Oleh karena itu, aset berupa properti bisa sangat membantu dalam mengajukan kredit. Meskipun begitu, masyarakat perlu cermat dalam mengajukan kredit beragunan properti agar terhindar dari penyitaan aset properti saat terjadi gagal bayar. Selain tiga kelebihan di atas, masyarakat juga perlu mengenali kekurangan dari investasi berupa aset properti. Berikut beberapa kekurangan investasi properti yang perlu diperhatikan.
4. Terlihat secara fisik
Dilansir dari Rate City, salah satu keuntungan dari investasi properti adalah investasi yang satu ini dapat terlihat secara fisik. Berbeda halnya dengan investasi saham yang tidak terlihat fisiknya.
Dengan alasan seperti itu, maka tidak heran apabila investasi properti banyak diminati oleh pemilik modal besar.
KEKURANGAN :
1. Bersifat non likuid
Pertama, aset properti termasuk aset bersifat non-likuid yakni tidak mudah untuk diperjualbelikan. Jual beli properti umumnya melalui proses negosiasi dan administrasi yang panjang sehingga membutuhkan waktu.
Dengan demikian, pastikan membeli properti dengan dana yang tidak digunakan untuk kebutuhan dalam jangka pendek maupun menengah.
2. Modal besar
Untuk memiliki aset properti membutuhkan modal yang relatif besar. Oleh karena itu, pemilihan investasi properti bagi investor pemula perlu perencanaan yang matang agar tidak salah langkah. Adapun, selain membeli aset properti secara tunai, masyarakat juga dapat mempertimbangkan untuk menggunakan produk Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari bank.
3. Biaya perawatan yang mahal
Salah satu kerugian lainnya saat terjun di investasi properti adalah kamu harus mengeluarkan biaya perawatan yang cenderung mahal.
Dilansir dari Canstar, biaya perawatan menjadi risiko yang harus kamu tanggung saat berinvestasi di bidang properti.
Sebagai contoh, misalnya kamu harus merawat properti apabila terjadi sesuatu seperti genteng bocor, kayu rapuh akibat dimakan rayap, dan lain-lain.
Src. from glints.com, money.kompas.com
Mungkin kamu suka
Yang mungkin kamu [juga] suka
Warungkustik
shorts
Berita Musik terbaru
© 2019 radioguntur.com

