Memahami Love Language: Cara Gen Z Menjaga Hubungan Tetap Nyambung
Salam, komentar, request..
Memahami Love Language: Cara Gen Z Menjaga Hubungan Tetap Nyambung
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.
Di zaman sekarang, komunikasi bukan cuma lewat tatap muka lagi. Banyak hubungan yang jalan lewat chat, DM, atau video call. Nah, di tengah cara komunikasi yang makin cepat, kadang kita justru salah paham sama orang yang kita sayang. Bukan karena nggak sayang, tapi karena cara mengekspresikan cintanya beda. Di sinilah love language jadi penting.
Love language adalah cara seseorang merasa dicintai. Setiap orang punya gaya yang berbeda, dan kalau kamu nggak paham gaya pasangan atau sahabatmu, hubungan jadi gampang banget miss-communication. Apalagi buat Gen Z yang hidupnya serba multitasking, tahu bahasa cinta masing-masing bisa bikin hubungan jauh lebih sehat dan nyambung.
Berikut lima love language yang sering dibahas
1. Words of Affirmation (Kata-kata Apresiasi) Kalau kamu tipe yang langsung berbunga-bunga cuma gara-gara dibilang “kamu hebat hari ini,” berarti ini love language kamu.
Contoh sederhana:
- Dikasih ucapan semangat
- Dipuji apa adanya
- Dibilang “terima kasih” setelah kamu berusaha
2. Quality Time (Waktu Berkualitas) Buat sebagian orang, perhatian penuh itu jauh lebih penting daripada hadiah atau kata-kata manis.
Contohnya:
- Jalan sore berdua tanpa gangguan
- Video call sambil cerita panjang
- Nonton bareng tanpa main HP
3. Acts of Service (Tindakan Nyata) Ada yang nggak banyak ngomong, tapi perhatiannya kelihatan lewat tindakan.
Contohnya:
- Bantu kamu ngerjain tugas
- Anterin pulang
- Ingat hal kecil yang kamu suka
4. Receiving Gifts (Dapat Hadiah)
Bukan berarti matre ,orang dengan love language ini merasa diperhatikan lewat hadiah kecil yang penuh makna.
Contoh:
- Dikasih snack favorit
- Dapet kartu ucapan
- Dikasih hadiah
- Kejutan kecil tanpa harus ada alasan
5 . Physical Touch (Sentuhan Fisik) Love language ini lebih ke sentuhan fisik yang bikin nyaman dan aman.
Misalnya:
- Gandengan tangan
- Pelukan
- Tepukan lembut di bahu
Kenapa Love Language Penting Buat Gen Z?
- Kurangi salah paham Kadang kamu merasa “dia cuek”, padahal love language-nya bukan words of affirmation, tetapi acts of service.
- Bikin hubungan lebih stabil Saat kamu memberi cinta dengan cara yang pasanganmu pahami, hubungan terasa lebih hangat dan aman.
- Lebih paham diri sendiri Kamu jadi tahu apa yang kamu butuhkan untuk merasa dihargai.
- Relevan dengan gaya hidup digital Hubungan zaman sekarang nggak selalu bertemu setiap hari. Love language bisa membantu mengkomunikasikan rasa sayang secara lebih jelas.
Cara Menerapkan Love Language di Kehidupan Gen Z
- Kalau pasanganmu suka quality time, coba ngobrol tanpa gangguan sambil matiin notif HP.
- Kalau dia words of affirmation, kirim voice note manis atau pesan apresiasi.
- Kalau dia acts of service, bantu hal kecil tanpa diminta.
- Kalau dia receiving gifts, kasih kejutan kecil seperti cokelat atau keychain.
- Kalau dia physical touch, beri pelukan hangat saat ketemu.
Yang penting: komunikasikan kebutuhanmu, dan dengarkan kebutuhan dia. Hubungan sehat lahir dari saling memahami.
https://www.byu.id/v2/blog/detail/macam-macam-love-language
Src. from byu.id,kompasiana.com
Mungkin kamu suka
Yang mungkin kamu [juga] suka
Warungkustik
shorts
Berita Musik terbaru
© 2019 radioguntur.com

