Mengenal Lebih Jauh Nomophobia dan Cara Mengatasinya
Salam, komentar, request..
Mengenal Lebih Jauh Nomophobia dan Cara Mengatasinya
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.
Kata nomophobia berasal dari singkatan bahasa Inggris, yaitu No Mobile Phone Phobia, yaitu fobia tanpa handphone. Nomophobia adalah ketakutan dan kecemasan yang dialami seseorang saat berada jauh dari handphone, sehingga memutuskan untuk selalu membawa handphone kemanapun kamu pergi.Salah satu dampak yang paling terasa adalah menurunnya kualitas tidur (insomnia), nurunnya konsentrasi (susah fokus pas lagi ngelakuin suatu kegiatan)
> Ciri-Ciri Nomophobia
1. Selalu membawa charger saat berpergian atau dimana pun. Cara ini dilakukan agar baterai smartphone selalu dalam keadaan tersedia tanpa khawatir batrai lemah saat berada diluar rumah.
2. Menggunakan smartphone lebih dari tujuh jam dalam sehari.
3. Menghindari interaksi sosial yang melibatkan tatapan muka langsung dan memilih untuk berinteraksi menggunakan smartphone.
4. Rela berhutang untuk memenuhi kebutuhan smartphone seperti membeli pulsa atau paket internet agar tetap terkoneksi dengan internet.
5. Selalu asyik dengan smartphone untuk mengecek notifikasi, walaupun tidak ada dering yang berbunyi.
> Penyebab Nomophobia
1. Kemudahan yang diberikan oleh kecanggihan handphone, terlebih untuk kamu yang punya kebutuhan penting sama handphone yang berkaitan sama urusan sekolah ataupun pekerjaan.
2. Kemudahan untuk berinteraksi jarak jauh. Dengan adanya handphone yang memiliki berbagai macam fungsi, itu akan memudahkan kita berhubungan dengan seseorang tanpa harus bertemu secara langsung. Nah, ini yang menjadi penyebab kita tidak bisa lepas dari handphone kita, lho!
3. Banyaknya sosial media. Banyaknya anak muda yang menggunakan smartphone tidak jauh dengan adanya sosial media. Media sosial adalah salah satu cara untuk berhubungan antara media massa dengan para penggunanya. Karena media sosial ini memberikan informasi yang lebih cepat dan lebih efektif, maka banyak sekali orang tidak bisa lepas dengan smartphone mereka
> Dampak Nomophobia
1. Nomophobia bisa membuat seseorang mengalami penurunan fungsi organ. Terlebih organ-organ yang bersinggungan langsung dengan kebiasaan penggunaan smartphone, seperti mata.
Kondisi ini seringnya ditandai dengan gejala yang bisa segera dikenali. Seperti mata lelah, terasa perih dan kualitas penglihatan terasa berkurang atau memudar.
2. Selain itu, menghabiskan waktu dengan bermain smartphone bisa memicu anak mengalami masalah pada tulang leher. Yaitu rasa sakit karena terlalu lama menatap layar gadget.
3. Sering berhalusinasi dengan adanya notifikasi pada smartphone mereka.
Di kehidupan nyata, mereka tidak fokus dalam melakukan interaksi sosial.
Penderita nomophobia akan anti sosial karena mereka mementingkan kebahagiaan dan interaksi yang ada di dunia maya, dibanding dengan interaksi secara langsung di dunia nyata.
4. Penderita nomophobia akan kesulitan tidur atau insomnia. Nah, insomnia ini adalah salah satu bentuk stres akibat adanya rasa tidak bisa jauh dari smartphone.
> Cara mengatasi Nomophobia
1. Kunci smartphone dengan password yang panjang dan sulit. Ketidaknyamanan membuka smartphone yang memiliki password panjang membuat kita enggan menggunakan smartphone tanpa berpikir. Kita akan menggunakannya untuk hal-hal yang benar-benar perlu saja.
2. Atur batas spesifik penggunaan smartphone. Kemungkinan batas-batas yang bisa kita gunakan adalah: tidak boleh ada smartphone saat sedang makan, mandi, tidak boleh menggunakan smartphone selama bercakap-cakap dengan seseorang, tidak boleh ada smartphone di kamar tidur.
3. Mematikan notifikasi. Semakin sering kita mengecek smartphone kita, semakin sulit kebiasaan tersebut dihilangkan. Jadi matikanlah notifikasi-notifikasi pada aplikasi tersebut, maka kita akan merasakan kurangnya dorongan menggunakan smartphone.
4. Mute grup chat. Mute adalah sebuah fitur pada messenger service untuk menyembunyikan atau menghilangkan notifikasi pesan yang masuk. Secara spesifik fitur ini digunakan untuk setiap percakapan secara terpisah.
5. Sebelum memulai pekerjaan, letakkan ponsel kita paling tidak 3 meter jauhnya dari kita. Bekerja dengan fokus, letakan ponsel jauh dari kita sehingga kita bisa bekerja dengan lebih cepat dan lebih baik
6. Ketika kita merasakan keingian yang sangat untuk mengecek smartphone kita, tutup mata dan tarik nafas yang dalam. Dorongan untuk mengecek smartphone layaknya sebuah gelombang. Jika kita bisa bertahan beberapa saat saja, dorongan tersebut akan lewat begitu saja dan kita akan kembali bekerja.
7. Bersosialisasi dengan orang lain. Dengan perbanyak bersosialisasi dengan orang, maka kita dapat melupakan apa yang ada di smartphone kita.
Nahh itulah penjelasan seputar nomophobia, mulai dari ciri-ciri sampai dengan cara mengatasinya. Semoga informasi ini bisa bermanfaat buat kamu, khususnya buat kamu yang lagi ada di fase nomophobia.
Sumber : kajianpustaka.com, kumparan.com
Tempat Wisata di Gianyar yang worth it untuk kamu kunjungi!

Src. from kajianpustaka.com
Mungkin kamu suka
Yang mungkin kamu [juga] suka
Warungkustik
shorts
Berita Musik terbaru
© 2019 radioguntur.com
