Metode Budgeting ala Orang Jepang
Salam, komentar, request..
Metode Budgeting ala Orang Jepang
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.
Sebagai bentuk perencanaan keuangan yang sehat, penting untuk selalu mencatat pengeluaran dan pemasukan lho, sehingga Kamu mengetahui aliran uang masuk dan keluar. Sekarang ini, mencatat pengeluaran bisa dengan mudah menggunakan aplikasi. Tapi Kamu juga bisa melakukan pencatatan di buku dengan menggunakan metode ala Jepang yaitu metode Kakeibo.
Metode Kakeibo berasal dari Jepang yang jika diterjemahkan memiliki arti “buku rekening rumah tangga”. Metode ini adalah cara melacak keuangan secara manual, sehingga membantu seseorang menetapkan anggaran dan mencapai tujuan menabung.
Dalam menggunakan metode kakeibo ini, terdapat empat pertanyaan kunci yang perlu diketahui, seperti:
- Berapa banyak uang yang tersedia?
- Berapa banyak yang ingin disimpan?
- Berapa banyak uang yang dibelanjakan?
- Bagaimana cara memperbaikinya agar lebih baik lagi?
Dengan mencermati apa yang dilakukan dengan uang yang kita miliki, dan bertanya pada diri sedniri dengan pertanyaan yang relfektif, Kamu dapat mengubah kebiasaan keuangan dan bisa mencapai tujuan keuangan.
Nah, berikut ini cara kerja kakeibo yang bisa Kamu praktikkan agar menjadi hemat.
1. Catat penghasilan
Cara mengatur keuangan ala orang Jepang yang pertama yaitu mencatat penghasilan. Kamu bisa mulai mencatat setiap pendapatan yang diterima secara tetap, seperti pendapatan yang didapat pada awal bulan, pertengahan bulan, atau akhir bulan. Namun, bagaimana kalau penghasilan kamu tidak tetap? Kamu bisa menetapkannya dengan mengambil rata-rata penghasilan dalam satu bulan.
2. Langsung disisihkan untuk menabung
Apa kamu termasuk orang yang suka menabung dari sisa uang dalam satu bulan?
Nah, kalau dalam teknik kakeibo, kamu diwajibkan untuk menyisihkan uang setelah kamu mendapat penghasilan, dalam kata lain di awal bulan. Kamu bisa menghitung jumlah pengeluaran pastimu setiap bulannya, kemudian tentukan berapa jumlah uang yang ingin ditabung. Idealnya, kita menyisihkan minimal 10% dari penghasilan untuk menabung.
3. Mencatat pengeluaran harian
Cara mengatur keuangan ala orang Jepang selanjutnya yaitu mencatat pengeluaran harian. Dalam teknik kakeibo, terdapat 4 kategori pengeluaran harian yang akan memudahkanmu, yaitu:
- Survival, yaitu pos kebutuhan dasar seperti makanan, obat, hingga transportasi.
- Optional, yaitu berisi pengeluaran untuk kebutuhan rekreasi, lifestyle, dan lainnya.
- Culture, yaitu pos yang bersifat entertainment untuk diri sendiri. Seperti, nonton biskop, berlangganan streaming musik, dan lainnya.
- Extra, yaitu pengeluaran tambahan. Seperti, biaya servis elektronik, mobil, atau motor.
4. Catat pengeluaran tahunan
Selain mencatat pengeluaran harian, kakeibo juga mewajibkan untuk membuat catatan terpisah seperti bulanan dan tahunan. Hal-hal yang perlu kamu catat di sini seperti pajak tahunan dan juga termasuk menabung untuk tujuan keuangan. Misalnya, tabungan untuk membeli mobil atau motor, DP rumah, asuransi jiwa, dan lainnya.
5. Melakukan evaluasi
Langkah terakhir cara mengatur keuangan ala orang Jepang yaitu melakukan evaluasi terhadap apa yang sudah dicatat sebelumnya. Kamu bisa membandingkan penghasilanmu dengan pengeluaran. Dari pencatatan tersebut, kamu bisa melihat bagian pos mana yang terlalu banyak porsinya. Sehingga, nantinya kamu bisa mempertimbangkan untuk melakukan penghematan atau menyesuaikan rencana pengeluaran lagi.
Sumber: gajigesa.com , orami.co.id
Src. from gajigesa.com , orami.co.id
Mungkin kamu suka
Yang mungkin kamu [juga] suka
Warungkustik
shorts
Berita Musik terbaru
© 2019 radioguntur.com

