Mitos/Kepercayaan Mayarakat Indonesia
Salam, komentar, request..
Mitos/Kepercayaan Mayarakat Indonesia
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.
1. Menabrak Kucing Menyebabkan Sial
Mitos Indonesia pertama yang diyakini masyarakat adalah menabrak kucing dan membiarkannya akan mengalami sial.
Bagi segelintir orang, kucing merupakan hewan yang menjadi simbol keberuntungan atau kesialan. Meskipun tidak beralasan secara ilmiah, mitos ini tetap dipercaya oleh sebagian masyarakat.
2. Larangan Keluar saat Magrib
Waktu petang hingga magrib bagi beberapa orang dianggap sakral karena dipercaya sebagai waktu di mana makhluk halus banyak berkeliaran.
Mitos ini menegaskan bahwa keluar saat magrib dapat meningkatkan risiko penculikan atau gangguan dari makhluk gaib.
Meskipun tidak semua orang mempercayainya, beberapa masih mengikuti larangan ini sebagai tindakan pencegahan.
3. Posisi Rumah Tusuk Sate
Masyarakat yang ingin membeli atau membangun rumah umumnya menghindari posisi 'tusuk sate'. Tusuk sate artinya rumah yang memiliki jalan di bagian depan dan belakangnya.
Beberapa orang percaya bahwa posisi itu dapat membawa sial karena membawa aura negatif seperti hawa panas terus-menerus. Sebagian orang menghindari rumah semacam ini sebagai tempat tinggal karena kepercayaan akan adanya pengaruh negatif.
4. Larangan Menikah pada Bulan Suro
Dalam budaya Jawa, menikah pada bulan Suro dianggap sebagai larangan karena dipercaya akan mendatangkan kesialan. Meskipun tidak ada dasar ilmiah yang mendukung, mitos ini tetap dipercaya oleh sebagian masyarakat Jawa dan dijadikan pertimbangan dalam menentukan tanggal pernikahan.
5. Duduk di Atas Bantal Menyebabkan Bisul
Mitos populer masyarakat Indonesia ini mengatakan bahwa sering duduk di atas bantal dapat menyebabkan bisul. Meskipun tidak ada dasar ilmiah yang mendukung, mitos ini tetap dipercaya oleh sebagian masyarakat.
6. Menyisakan Nasi saat Makan Membuat Nasi "Menangis"
Menyisakan nasi saat makan seringkali dianggap sebagai tindakan tidak sopan atau tidak menghargai makanan.
Mitos ini sebenarnya adalah metafora untuk menyampaikan pesan kepada anak-anak agar menghargai makanan dan tidak bersikap boros.
7. Membuka Payung di Dalam Rumah Membawa Kesialan
Mitos selanjutnya adalah membuka payung di dalam rumah. Mitos ini menyatakan bahwa membuka payung di dalam rumah dapat mendatangkan kesialan.
Hal ini diyakini sebagai kebalikan dari fungsi sebenarnya payung yang melindungi dari hujan, sehingga membuka payung di dalam rumah dianggap sebagai tindakan tidak beruntung.
Src. from merdeka.com, liputan6.com
Mungkin kamu suka
Yang mungkin kamu [juga] suka
Warungkustik
shorts
Berita Musik terbaru
© 2019 radioguntur.com

