Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Memutuskan Sebuah Hubungan

Dari soGun
Salam, komentar, request..
  healiron ~ " mau requestt sheila on 7 - pemuja rahasia dong kak <3 "        chikapriliaa27 ~ " semangat siaran kak sintya! "        kdksintyanm ~ " Haloo kaa, req lagunya for revenge-penyangkalan atau feast nina dong kak. Salamnya buat maha yg ngilang gatau kemana. Buat kaka penyiar jaga kesehatan yaa ujan2 musim sakit ?? "        aguscs7 ~ " kirim-kirim salam untuk rekan pejuang PPPK , semangat & sukses!! untuk pak erik , tante vera sering-sering kirim makanan ke PKA "        aiutrsta ~ " next bahas : 1. cowok mokondo 2. dijadikan pelampiasan/pelarian saja untuk mengisi kekosongan, manas2in mantannya trus kembali sama mantannya "        dharmaditya09 ~ " Titip salam buat kak usro yang lagi di jogja semangat trainingnya buat bisa cepat ke korea amin "        ajung.krisna84 ~ " Yuhuuuu stay tune di radioguntur.com "        culturepekalongankab ~ " Dari Bidang Kebudayaan Dindikbud Kab. Pekalongan nih Kak... streaming radio seru dengan lagu keren2. salam hangat dan Penuh Cinta dari Pekalongan untuk semua saja yang sdg konsenin Guntur FM Bali. Terimakasih... request Lagunya WARNA yang SINARAN. "     
by natyaiswarii.
~

Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Memutuskan Sebuah Hubungan
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.

Dalam menjalani sebuah hubungan, sebuah pasangan harus bisa berusaha untuk membuat nyaman satu sama lain. Namun jika hal tersebut sudah tidak dilakukan, percayalah bahwa hubunganmu itu bisa dikatakan toxic karena dia pasti merasakan sakit hati. Keadaan seperti itu akan membuatmu dilema untuk tetap mempertahankan hubungan atau memutuskannya. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan agar kamu bisa yakin dalam mengambil keputusan. Untuk penjelasan lebih lanjut, simak pembahasan ini, ya!

1. Selama bersamanya apakah kamu selalu merasakan makan hati?

Makan hati saat menjalani hubungan asmara sebenarnya adalah hal yang biasa terjadi. Namun jika intensitasnya terlalu banyak, percayalah bahwa hal tersebut dapat membuat hubunganmu menjadi toxic. Kamu pasti akan bersedih karena sikapnya yang terlalu dingin. Jika berada dalam keadaan seperti itu, kamu harus mempertimbangkan dengan matang dalam mengambil keputusan. Coba lihatlah makan hati yang kamu rasakan itu bisa diperbaiki atau tidak. Jika tidak, percayalah bahwa kamu harus menyudahi hubungan tersebut.

2. Terkadang memutuskan hubungan akan membuat merasakan rasa sakit untuk sementara

Memutuskan hubungan memang bukanlah sebuah hal yang mudah. Kamu harus bisa menyiapkan hati dan perasaan yang cukup tangguh agar bisa kuat menghadang semua rasa sakit. Namun jika memutuskan untuk pergi, rasa sakit yang kamu rasakan hanya bersifat sementara. Awal-awalnya memang cukup menyakitkan, namun percayalah bahwa hal tersebut akan membaik dengan sendirinya. Kamu harus siap menerima konsekuensi jika mengambil keputusan semacam itu, ya!

3. Jika Putus, Kamu harus terbiasa hidup tanpanya

Jika hatimu sudah cukup yakin untuk memutuskannya, kamu harus siap untuk hidup tanpanya. Hal tersebut bukanlah perkara yang mudah karena sebelumya kamu sudah terbiasa hidup bersamanya. Namun konsekuensi semacam itu memang harus diterima dengan baik. Namun sekali lagi ingatlah bahwa semua rasa sakit itu hanya di awal saja. Kamu pasti akan menemukan jalan baru yang lebih menarik jika berani melangkah.

4. Namun jika memilih lanjut, apakah kamu yakin untuk bisa menerimanya secara utuh?

Ketika memilih lanjut, apakah kamu yakin bisa menerima segala kekurangannya yang sebelumnya telah menyakitimu? Keputusan untuk berhenti atau lanjut memang memiliki konsekuensinya sendiri-sendiri. Melanjutkan hubungan yang sebelumnya telah membuat hidupmu tidak tenang memang gak salah. Namun kamu harus berhati-hati agar gak jatuh ke lubang yang sama.

5.Inginnya mengakhiri hubungan. Namun kamu belum yakin apakah setelah ini kamu akan mendapat pengganti yang lebih baik lagi

Tidak hanya dua pilihan berat itu yang membuatmu dilema. Tapi juga bagaimana kamu menghadapi hari-hari pasca-putus nanti. Kamu sendiri masih belum yakin apakah kamu akan mendapatkan pengganti yang lebih baik dari dia. Malah kamu berpikir, bagaimana kalau nanti justru mendapat yang tidak lebih baik dari saat ini. Hal-hal seperti ini yang membuatmu tertahan untuk segera mengambil keputusan.

6. Apakah ini bosan semata atau memang sudah tidak ada rasa untuknya

Kurangnya rasa yakin dan kesiapan membuatmu dilema untuk mengambil keputusan akan hubungan ini. Kamu serba penuh pertimbangan. Ragu-ragu pun kadang menghantuimu setiap akan mengambil keputusan. Saat ingin segera mengakhiri hubungan, kamu pun menyatakan diri belum siap. Kamu bahkan belum jelas pahami apakah penyebab dilema ini hanya kebosanan semata atau memang sudah tidak ada rasa untuk dia.

7. Apalagi kalau kamu sudah mengenal keluarganya. Bagaimana nanti menghadapi pertanyaan dan kehadiran mereka juga menjadi dilema tersendiri

Saat kamu udah mengenal keluarganya dan dia pun sama. Pilihan untuk mengakhiri hubungan tak boleh semena-mena kamu putuskan. Pasti akan banyak pihak yang kecewa dan turut urun tanya mengapa kamu dan dia sampai berani memutuskan hubungan ini. Bukannya tak sopan dengan para keluarga, melainkan hubungan ini kamu dan dia yang jalani. Semua keputusan ada di tangan kalian berdua.

8. Bagaimana dengan mimpi yang telah direncanakan bersama

Ketika harus menyudahi hubungan bersama si dia, mungkin kamu akan merasa ada hal-hal yang sayang bila harus dihancurkan begitu saja, yakni mimpi-mimpi yang telah kalian bangun bersama. Hal itu akan menghantuimu pula.

9. Ada keinginan yang berbeda dengan pasangan

Sejatinya, hubungan akan harmonis apabila bisa berjalan dengan selaras. Dan ini akan sulit tercapai, apabila ada keinginan yang berbeda antara kamu dengannya. Misalnya, dalam sebuah pernikahan, kamu dan dia berlainan pendapat mengenai persoalan anak. Kamu ingin bisa segera menimang momongan. Setidaknya, gak menunda program kehamilan. Sementara pasangan, ingin santai dulu saja. Bila masing-masing kukuh dengan keingannya, maka kamu nggak bisa melanjutkan hubungan hingga ke pelaminan. Karena hal krusial seperti itu, harusnya bisa satu suara. Memaksa untuk meneruskan hubungan, akan ada pihak yang nanti nggak merasa puas.

10. Miliki prinsip hidup yang berbeda

Hal lain yang membuatmu harus mengakhiri hubungan, adalah prinsip hidup yang berbeda. Misalnya saja, kamu mengutamakan kejujuran dalam segala hal, tanpa terkecuali. Sementara pasanganmu, merasa nggak harus se-strict itu. Karena adakalanya kamu menemukan lingkungan kerja yang gak kondusif untuk bersikap jujur. Sehingga akan sulit untuk melawan arus. Dan menurut pendapatmu, hal tersebut nggak bisa jadi alasan.

11. Percayalah bahwa semua keputusan yang kamu ambil itu pasti terbaik

Apapun keputusan yang kamu ambil, percayalah bahwa itu semua adalah yang terbaik. Kamu pasti paham apa yang memang terbaik untuk dirimu meskipun kelihatannya cukup menyakitkan. Memilih putus atau lanjut memang bukanlah sebuah hal yang sepele. Namun percayalah bahwa pelajaran hidup tersebut akan membuatmu menjadi lebih dewasa. Kamu pasti akan belajar terkait pengambilan keputusan dalam sebuah hubungan yang cukup dilematis

Itulah hal yang perlu dipertimbangkan saat menghadapi hubungan di ujung tanduk. Intinya adalah kamu gak boleh terlalu tergesa-gesa dalam mengambil keputusan agar tidak ada penyesalan di kemudian hari.

Sumber : idntimes.com, hipwee.com, yoursay.suara.com

Artikel yang mungkin kamu suka..
She Wears Many Crowns
by prettylaudy14

Src. from hipwee.com
Rekomendasi
Mungkin kamu suka
Rekomendasi Indie
Yang mungkin kamu [juga] suka

Warungkustik
shorts

Berita Musik terbaru
Virgoun
Lirik Lagu
11 hari yang lalu ~ 24 Januari 2026
For Revenge
For Revenge Rilis Perayaan Patah Hati Babak 2, Luka Mulai Diterima
12 hari yang lalu ~ 23 Januari 2026

© 2019 radioguntur.com