Seleksi Pasangan Sebelum Menikah Dengan Cara Ini Yukk!

Dari soGun
Salam, komentar, request..
  healiron ~ " mau requestt sheila on 7 - pemuja rahasia dong kak <3 "        chikapriliaa27 ~ " semangat siaran kak sintya! "        kdksintyanm ~ " Haloo kaa, req lagunya for revenge-penyangkalan atau feast nina dong kak. Salamnya buat maha yg ngilang gatau kemana. Buat kaka penyiar jaga kesehatan yaa ujan2 musim sakit ?? "        aguscs7 ~ " kirim-kirim salam untuk rekan pejuang PPPK , semangat & sukses!! untuk pak erik , tante vera sering-sering kirim makanan ke PKA "        aiutrsta ~ " next bahas : 1. cowok mokondo 2. dijadikan pelampiasan/pelarian saja untuk mengisi kekosongan, manas2in mantannya trus kembali sama mantannya "        dharmaditya09 ~ " Titip salam buat kak usro yang lagi di jogja semangat trainingnya buat bisa cepat ke korea amin "        ajung.krisna84 ~ " Yuhuuuu stay tune di radioguntur.com "        culturepekalongankab ~ " Dari Bidang Kebudayaan Dindikbud Kab. Pekalongan nih Kak... streaming radio seru dengan lagu keren2. salam hangat dan Penuh Cinta dari Pekalongan untuk semua saja yang sdg konsenin Guntur FM Bali. Terimakasih... request Lagunya WARNA yang SINARAN. "     
by cantika.aprlya.
~

Seleksi Pasangan Sebelum Menikah Dengan Cara Ini Yukk!
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.

Setiap pasangan yang menikah mengingkan kehidupan yang awet dan bahagia. Namun, banyak yang keliru memilih pasangan hingga akhirnya berujung pada perceraian dan perpisahan. Untuk itu sebelum memutuskan menikah ketahui terlebih dahulu kriteria dalam memilih pasangan yang tepat. Berikut cara memilih pasangan hidup dan belahan jiwa yang tepat menurut Edy Wiyono atau yang lebih populer dengan nama Ayah Edy dalam bukunya yang berjudul Jangan Salah Pilih Pasangan.

Cintai diri sendiri sebelum mencintai orang lain

Tahap pertama yang harus dilewati sebelum mencintai orang lain adalah mencintai diri sendiri alias self-love. Dengan mencintai diri sendiri dan mengakui kekurangan serta kelebihan dalam diri, akan membantumu menjalin hubungan yang lebih sehat dengan orang lain, termasuk pada pasangan hidup kelak. Kamu akan menyadari bagaimana cara memperlakukan diri sendiri maupun memperlakukan pasangan dengan baik.

Kriteria Pasangan Ideal

Buat daftar kriteria atau sifat-sifat yang Anda inginkan dalam pasangan, ini dapat mencakup nilai-nilai, minat, tujuan hidup, dan karakteristik pribadi.

Bibit Bobot Bebet

Orang Jawa memiliki Filosofi dalam memilih jodoh yakni berdasarkan bibit bobot bebet. Menurut pakar parenting dan penggagas Gerakan Indonesia Strong From Home, Ayah Edy, konsep tersebut penuh kearifan dan masih bisa diterapkan hingga sekarang.

Bibit merupakan cara seseorang memilih pasangan dengan melihat faktor genetik atau keturunannya, bukan hanya soal pewarisan karakter fisik tetapi juga sifat dasar. Seperti misalnya sifat pendiam, cerewet, dominan atau pasif adalah ciri-ciri sifat hasil warisan generasi sebelumnya.

Sementara itu, bobot merupakan kualitas lahir batin seseorang seperti potensi yang dimiliki. Menurut Ayah Edy, cara menilai bobot pasangan adalah dengan memperhatikan ketika ia berbicara, apakah ia memiliki visi, tujuan dan rencana hidup.

Sedangkan Bebet adalah asal usul keluarga. Beberapa orang mengatakan di dalamnya termasuk juga status sosial, martabat dan kekayaan keluarga tersebut. Namun di dalam buku 238 halaman ini, Ayah Edy juga menambahkan yang jauh lebih penting dari itu adalah melihat latar belakang keluarga: Apakah keluarga calonmu termasuk keluarga baik-baik dan bagaimana pula pola pengasuhan yang mereka terapkan pada calonmu?

Keseriusan

Bila perilakunya tak menunjukkan keseriusan, berarti dia jelas bukan soulmate. Tak ada gunanya dipertahankan. Ada beberapa hal untuk mengukur keseriusan pasangan diantaranya yaitu tepat janji, berani bertemu orangtua, dan membuat rencana yang jelas.

Kecocokan

Kecocokan adalah kunci untuk menjalin hubungan pernikahan yang awet dan bahagia. Sebelum kamu memutuskan cocok atau tidak, coba periksa jauh ke dalam hatimu benarkah kamu merasa cocok dan menerima kebiasaan buruk atau kekurangannya serta jangan berharap dia kelak akan berubah.

"Jangan buru-buru berkata cocok hanya karena wajahnya tampan atau cantik, padahal kamu belum benar-benar mengenalnya. Ingatlah, ketampanan dan kecantikan akan pudar. Yang abadi adalah kecocokan dan kebaikan," tulis Ayah Edy di dalam bukunya yang dipublikasikan pada Juli 2017.

Perhatikan Kode-Kodenya

Menurut pria yang juga praktisi pendidikan anak, untuk mengenali soulmate ada tanda-tanda atau kode yang bisa kamu 'baca'. Selain tanda-tanda fisik seperti harus putih atau berhidung mancung, kode untuk menemukan belahan jiwamu juga bisa berupa cara bicara, tatapan mata, atau bahkan sikap yang cool maupun humoris dan suka bercanda.

"Istri saya misalkan, dia tertarik pada saya karena menurutnya saya lucu. Jangan abaikan selera pribadi. Coba tanya pada diri sendiri, kriteria apa yang kamu inginkan dari calon suami/istrimu?," imbuh Ayah Edy.

Mendukung Rencana Kehidupanmu

Belahan jiwamu cuma satu dan dia adalah orang yang akan mendukung impianmu. Bila orang yang sedang dekat denganmu saat ini justru menentang life plan atau cita-cita hidup kamu, besar kemungkinan dia bukan belahan jiwamu.

"Dalam memilih soulmate,jangan hanya berpedoman pada cinta. Cinta itu buta. Rasa cinta biasanya akan hadir bila kamu kerap menghabiskan waktu bersama seseorang," tulis Ayah Edy.

Dengarkan Kata Hati Bukan Kata Orang Lain

Ketika kamu bersama soulmatemu, hati akan tenang. Kamu akan merasa cocok dan nyaman dengan dia. Menurut Ayah Edy, jangan pernah memaksakan diri menikah dengan seseorang hanya karena terpaksa atau desakan orangtua dan lingkungan.

"Menikahlah karena kamu dan calonmu merasa cocok dan sepakat untuk berumah tangga. Pernikahan yang diawali oleh keterpaksaan tidak akan langgeng, awet, dan kuat," tulisnya.

Lihat cara dia menghadapi masalah

Dalam pernikahan pasti tak luput dari berbagai masalah. Masalah ini nantinya juga dapat menjadi pemicu pertengkaran dalam hubungan.

Nah, kamu bisa melihat cara dia dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah. Baik dari cara dia berkomunikasi, reaksinya saat terpancing emosi, termasuk keputusan dan solusi yang diambilnya untuk menyelesaikan masalah.

Sebab, akan sulit menjalani hubungan dengan seseorang yang tidak dewasa dan tak mau mengalah.

Punya prinsip yang sama

Memiliki prinsip yang sama akan memperkuat fondasi hubungan. Kamu bisa mulai gali dari hal sederhana seperti jumlah anak yang diinginkan atau gaya hidup yang akan dijalani setelah menikah. Pemikiran lainnya tentang pola mengasuh anak, pandangan soal pernikahan, keluarga, spiritualitas, dan lainnya juga perlu didiskusikan untuk menghindari konflik jangka panjang, mengutip Marriage.

Apabila kamu menemukan perbedaan prinsip dengan pasangan yang sulit disatukan, coba kompromikan berdua supaya tak memengaruhi hubungan di kemudian hari.

Demikian cara memilih pasangan hidup yang tepat agar tak menyesal di kemudian hari. So, jangan abaikan cara-cara diatas yaa! Nantikan artikel menarik lainnya hanya di radioguntur.com.

Sumber : wolipop.detik.com, palembang.tribunnews.com. 

Artikel yang mungkin kamu suka..
Warisan Budaya Indonesia Yang Diakui Dunia!
by cantika.aprlya

Src. from wolipop.detik.com
Rekomendasi
Mungkin kamu suka
Rekomendasi Indie
Yang mungkin kamu [juga] suka

Warungkustik
shorts

Berita Musik terbaru
Virgoun
Lirik Lagu
10 hari yang lalu ~ 24 Januari 2026
For Revenge
For Revenge Rilis Perayaan Patah Hati Babak 2, Luka Mulai Diterima
11 hari yang lalu ~ 23 Januari 2026

© 2019 radioguntur.com