Tubuh Lelah tapi Sulit Tidur
Salam, komentar, request..
Tubuh Lelah tapi Sulit Tidur
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.
Tidur merupakan kebutuhan fisiologis penting yang berfungsi memulihkan energi, menyeimbangkan hormon, serta mengoptimalkan kerja otak. Namun, tidak sedikit individu yang mengalami kondisi paradoks: tubuh sangat lelah tetapi kesulitan memulai tidur. Fenomena ini dapat mengarah pada insomnia jika terjadi berulang. Berdasarkan referensi dari IDN Times, kondisi ini memiliki keterkaitan kuat dengan gangguan ritme biologis tubuh dan faktor psikologis seperti stres serta beban mental.
Ritme Sirkadian dan Ketidakseimbangan Biologis
Ritme sirkadian adalah jam biologis tubuh yang mengatur siklus tidur–bangun, produksi hormon, suhu tubuh, dan metabolisme. Ketika ritme ini terganggu, otak tidak dapat memberikan sinyal kantuk meskipun tubuh mengalami kelelahan fisik.
Faktor-faktor pengganggu ritme sirkadian:
-
Pola tidur tidak teratur
-
Kebiasaan begadang
-
Tidur siang terlalu lama
-
Kerja shift
-
Perubahan zona waktu (jet lag)
-
Paparan cahaya buatan di malam hari
Gangguan ritme sirkadian menyebabkan produksi melatonin hormon yang mengatur rasa kantuk menurun. Akibatnya, tubuh tidak dapat memasuki fase tidur meskipun mengalami kelelahan.
Kelelahan Mental vs Kelelahan Fisik
Kelelahan mental adalah kondisi ketika otak bekerja terlalu keras hingga mengalami penurunan kemampuan fokus, pengendalian emosi, dan ketenangan. Berbeda dengan kelelahan fisik yang muncul setelah aktivitas tubuh berlebihan, kelelahan mental dapat terjadi pada individu yang banyak menggunakan kemampuan berpikir, seperti pelajar, pekerja kantor, atau profesional kreatif. Kondisi ini sering memicu hyperarousal, yaitu keadaan ketika otak terlalu aktif sehingga sulit beristirahat.
Tanda-tandanya meliputi sulit konsentrasi, emosi yang mudah meledak, pikiran terasa penuh beban, serta ketidakmampuan untuk menenangkan diri. Akibatnya, meskipun tubuh merasa sangat lelah, otak belum siap memasuki mode relaksasi, sehingga proses tidur menjadi terhambat dan kualitas istirahat menurun.
trategi Ilmiah untuk Meningkatkan Kualitas Tidur
Langkah-langkah sederhana berikut terbukti efektif secara ilmiah:
-
Tidur dan bangun di waktu yang sama setiap hari.
-
Menghindari paparan gawai 1–2 jam sebelum tidur.
-
Mengurangi konsumsi kafein setelah sore hari.
-
Melakukan teknik relaksasi (deep breathing, stretching).
-
Menjaga kamar dalam kondisi gelap, sejuk, dan minim suara.
-
Membatasi tidur siang maksimal 20–30 menit.
-
Menghindari olahraga intens menjelang malam.
Rutinitas yang konsisten membantu mengembalikan ritme sirkadian ke kondisi optimal.
Fenomena tubuh lelah tetapi sulit tidur merupakan hasil interaksi kompleks antara ritme biologis, kondisi psikologis, stimulasi lingkungan, serta kebiasaan hidup modern. Untuk mengatasinya, diperlukan pemahaman mendalam mengenai faktor penyebab serta penerapan kebiasaan sehat secara konsisten. Perbaikan pola hidup, manajemen stres, dan disiplin dalam membentuk rutinitas tidur adalah langkah kunci untuk memulihkan keseimbangan fisiologis dan mencapai tidur berkualitas.
Tradisi & Budaya Unik Bali yang Masih Dijaga Hingga Kini

Src. from idntimes.com
Mungkin kamu suka
Yang mungkin kamu [juga] suka
Warungkustik
shorts
Berita Musik terbaru
© 2019 radioguntur.com
