Welcome to Adulting: Saatnya Kelola Gaji Pertamamu!
Salam, komentar, request..
Welcome to Adulting: Saatnya Kelola Gaji Pertamamu!
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.
Gaji pertama tuh emang beda rasanya, ya. Buat sebagian besar fresh graduate, itu bukan cuma soal angka yang masuk ke rekening.. Tapi lebih kaya bukti nyata: “Akhirnya, aku dibayar juga setelah sekian lama belajar dan nyari kerja”. Rasa bangga, haru dan semangat biasanya campur jadi satu. Tapi harus hati - hati, karena euforia itu kadang bikin kita buru- buru ambil keputusan yang kurang bijak soal duit. Misalnya, langsung beli gadget mahal, traktir temen nongkrong di tempat fancy, atau borong wishlist dari zaman kuliah. Eh, tahu-tahu, belum semingggu.. Saldon tinggal seratus ribu, waduh. Padahal, kalo dari awal udah punya rencana, gaji pertama bisa jadi titik awal yang keren banget buat bangun kebiasaan finansial yang sehat. Siapa tahu, dari situ kamu bisa mulai nabung buat rumah, investasi kecil-kecilan, atau bahkan rintis usaha sendiri.
Bagi kamu seorang fresh graduate yang baru menerima gaji pertama entah dari kerja (freelance, proyek, magang, atau pekerjaan tetap) berikut beberapa cara agar momen ini tak hanya jadi kenangan indah, tapi juga awal dari kehidupan finansial yang lebih sehat
Tentukan Skala Prioritas
Nah, langkah pertama yang perlu kamu lakukan saat mendapat gaji pertama, jangan langsung kalap. Coba bikin daftar kebutuhan yang bener-bener wajib, mulai dari makan, ongkos kerja, kuota internet, sampai tagihan bulanan. Terkadang emang kita bisa kejebak dengan pemikiran untuk melakukan “self reward” tapi lupa kalo uang buat makan minggu depan aja belum disiapin. Jadi inget, kamu harus bener - bener bedain mana yang kamu butuh dan mana yang didasari oleh keinginan semata. Jangan beli sesuatu cuma biar keliatan keren di medsos, yang terpenting adalah kamu aman secara finansial.
Menabung & Dana Darurat Itu Penting
Meskipun gaji kamu belum besar-besar amat, tapi ga ada salahnya untuk nyoba buat nyisihin sebagian dulu sebelum belanja, Minimal 10-20% dari gaji bisa kamu masukin ke rekening khusus tabungan, dan ada baiknya kalo rekeningnya dipisah untuk menghindari pengeluaran yang sembarangan. Selain itu, penting juga untuk mulai membangun dana darurat supaya lebih siap menghadapi hal - hal tak terduga, contohnya sakit, atau hal mendesak lainnya. Targetnya bisa 3 sampai 6 kali pengeluaran bulanan. Gak harus langsung, tapi kunci utamanya adalah mulai dari sekarang.
Rayakan Secukupnya
Gaji pertama memang terasa spesial banget, jadi wajar kalo kamu mau traktir orang tua, temen deket atau sekedar self reward kecil. Tapi inget : rayakan secukupnya aja yaa, biar ga ada tuh kata penyesalan di akhir. Jadi, kamu bisa buat anggaran khusus untuk hal itu, misalnya maksimal 10% dari total gaji. Langkah itu bisa tetep bikin happy tanpa merusak rencana keuangan kamu.
Lunasi atau Hindari Utang Konsumtif
Kalau kamu udah punya utang, baik itu cicilan laptop atau cicilan lainnya yang belum lunas, usahakan untuk mulai dicicil dari gaji pertamamu. Tapi, kalo kamu masih “bersih” dari utang, lebih baik kamu pertahanin itu. Jangan tergoda ambil kredit buat beli HP baru, sepatu baru dan barang - barang lainnya yang bukan kebutuhan penting kamu. Inget, utang konsumtf hanya akan membebani cash flow bulanan kamu.
Alokasikan untuk Pengembangan Diri
Daripada belanja barang yang cepet turun nilai, coba deh invest ke diri sendiri. Misalnya ikut kelas online, beli buku, ikut pelatihan, atau kursus skill baru. Di era digital sekarang, banyak banget platform belajar yang harganya terjangkau bahkan ada yang gratis. Nah, dengan skill baru, kamu bisa ningkatin peluang karir dan pendapatanmu kedepannya.
Bersedekah
Nah, salah satu hal penting lainnya adalah menyisihkan sedikit dari gaji kamu untuk bersedekah. Jumlahnya gak harus besar, tapi kalau dilakukan dengan ikhlas, nilainya bisa luar biasa. Berapapun yang kamu sisihkan, pasti bermanfaat buat orang lain yang sedang butuh. Kadang hal kecil dari kita, bisa jadi bantuan besar buat mereka. Kamu bisa salurkan lewat lembaga sosial atau yayasan yang resmi dan terpercaya. Atau bisa juga langsung ke orang sekitar, seperti tetangga, petugas kebersihan, atau siapa pun yang terlihat sedang kesulitan.
Bangun Kebiasaan Finansial Sejak Awal
Gaji pertama itu momen yang pas banget buat mulai rutinitas keuangan. Coba mulai dari hal sederhana, seperti mencatat semua pengeluaran, membuat anggaran bulanan dan evaluasi di akhir bulan. Kebiasaan kecil ini bakal jadi fondasi yang kuat banget ke depannya. Karena, sejujurnya, berapa pun besar gajimu nanti, kalau kamu engga paham buat ngaturnya, akan sering muncul perasaan kurang.
Gaji pertama yang kamu terima pasti sangatlah berharga dan berkesan. Sah-sah saja rasanya kalau kamu menggunakannya untuk beberapa hal yang sangat berarti dan berkesan buatmu. Namun yang terpenting dan selalu harus kamu ingat, berapapun nominal penghasilan yang kamu terima, jangan lupa untuk menabung dan menggunakannya dengan bijaksana ya!
“Intinya, gaji pertama itu bukan garis finish. Justru titik awal untuk bikin hubungan sehat sama uang. Mau traktir boleh, mau happy juga boleh — asal jangan lupa: masa depan kamu lebih penting daripada belanja yang instan.”
Sumber : idntimes.com, kompasiana.com
Src. from idntimes.com
Mungkin kamu suka
Yang mungkin kamu [juga] suka
Warungkustik
shorts
Berita Musik terbaru
© 2019 radioguntur.com

