Festival - Festival Paling Gila di Dunia

Dari soGun
Salam, komentar, request..
  healiron ~ " mau requestt sheila on 7 - pemuja rahasia dong kak <3 "        chikapriliaa27 ~ " semangat siaran kak sintya! "        kdksintyanm ~ " Haloo kaa, req lagunya for revenge-penyangkalan atau feast nina dong kak. Salamnya buat maha yg ngilang gatau kemana. Buat kaka penyiar jaga kesehatan yaa ujan2 musim sakit ?? "        aguscs7 ~ " kirim-kirim salam untuk rekan pejuang PPPK , semangat & sukses!! untuk pak erik , tante vera sering-sering kirim makanan ke PKA "        aiutrsta ~ " next bahas : 1. cowok mokondo 2. dijadikan pelampiasan/pelarian saja untuk mengisi kekosongan, manas2in mantannya trus kembali sama mantannya "        dharmaditya09 ~ " Titip salam buat kak usro yang lagi di jogja semangat trainingnya buat bisa cepat ke korea amin "        ajung.krisna84 ~ " Yuhuuuu stay tune di radioguntur.com "        culturepekalongankab ~ " Dari Bidang Kebudayaan Dindikbud Kab. Pekalongan nih Kak... streaming radio seru dengan lagu keren2. salam hangat dan Penuh Cinta dari Pekalongan untuk semua saja yang sdg konsenin Guntur FM Bali. Terimakasih... request Lagunya WARNA yang SINARAN. "     
by cantika.aprilia2002.
~

Festival - Festival Paling Gila di Dunia
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.

Setiap negara di dunia memiliki satu atau bahkan beberapa acara besar atau juga disebut sebagai festival yang megah, meriah, dan selalu dirayakan setiap tahunnya. Namun ternyata, untuk menjadikan festival semenarik mungkin tidak jarang sebuah festival digelar dengan sangat aneh dan gila-gilaan sehingga mampu menjadi ciri khas negara tersebut. So, dibawah ini akan dibahas seputar festival teraneh dan tergila yang ada di dunia. Ada festival apa aja yaa? Yuk, cari tahu sama - sama!

1. Songkran Festival

Songkran Festival merupakan festival yang diadakan setiap bulan April sesuai dengan kepercayaan yang ada di negara Thailand. Dalam festival ini, semua orang saling mengguyur, menyemprot, dan memercikkan air ke siapa saja yang ditemui di jalanan tanpa boleh marah apapun kondisinya. Festival ini selalu meriah setiap tahunnya dan didatangi oleh banyak pelancong dari berbagai negara yang hanya sekadar ingin melihat saja, bahkan ada juga yang turut ikut memeriahkan songkran festival.

2. La Tomatina

La Tomatina atau festival perang tomat adalah sebuah festival yang selalu digelar di Kota Valencian, sekitar 30 kilometer ke arah timur dari Spanyol. Dalam festival ini, semua orang yang memiliki tomat di tangan mereka dapat leluasa melemparkannya ke orang yang dikehendaki, baik kenal atau tidak sehingga perayaan ini disebut sebagai festival perang tomat. Festival ini mulai ada pada bulan Agustus 1945 dan terus dilakukan sampai sekarang ini. Saking terkenalnya, festival ini akhirnya diadopsi oleh beberapa negara di dunia, seperti di Amerika Serikat tepatnya (Colorado Texas Tomato War) sampai dengan di India (La Tomatina Holi)

3. Boryeong Mud Festival

Boryeong Mud Festival merupakan suatu festival tahunan yang sudah ada dari tahun 1998 dan selalu digelar saat musim panas di Boryeong atau sebuah kota yang terletak sekitar 200 kilometer arah selatan dari Seoul, Korea Selatan. Dalam festival ini semua orang melakukan mandi lumpur di sekitaran pantai di Daecheon. Banyak orang yang percaya bahwa lumpur tersebut mengandung banyak mineral dan sangat bagus untuk kecantikan kulit.

4. Hadaka Matsuri

Hadaka Matsuri atau festival telanjang merupakan festival yang setiap tahunnya diadakan di negara Jepang. Perayaan ini lebih bersifat keagamaan dan selalu digelar setiap pertengahan bulan Agustus. Memang secara detail tidak ada ketelanjangan yang dipertontonkan karena setiap peserta yang semuanya adalah pria mengenakan kain penutup bagian pribadi mereka layaknya sebuah celana dalam. Biasanya, para pria yang mengikuti festival ini akan pergi ke kuil untuk mendapatkan keberuntungan dengan hanya menggunakan layaknya celana dalam.

6. Festival Melempar Bayi

Sebuah festival atau upacara untuk bayi pada umumnya dilaksanakan untuk mengharap keberkahan dan keberuntungan. Namun, jika bayi tersebut harus di lempar dari ketinggian, apakah masih bisa disebut beruntung? Namun, bayi-­bayi tersebut tidak akan mengalami cidera sedikitpun. Karena di bawah telah di siapkan sebuah kain untuk menangkap bayi tersebut. Ritual ini dilakukan oleh masyarakat India dengan keyakinan bahwa, bayinya akan diberi kesalamatan dan kesehatan setelah di lempar dari ketinggian.

7. Festival Banteng Berlari

Spanyol memang gudangnya festival, bahkan festival berbahaya dengan berlari bersama banteng ganas bertanduk pun ada di negara ini. Tepatnya di kota Pamplona. Keramaian festival ini pun akan mulai terasa di siang hari. Dibuka dengan peluncuran Roket yang biasa disebut Chupinazo. Masyarakat yang ikut serta dalam festival ini pun identik mengenakan pakaian berwarna putih dan syal merah. Puncak dari festival ini adalah dilepaskannya banteng-­banteng berukuran besar yang siap menyeruduk apapun yang menghalangi jalannya. Banyak dari peserta yang malah terkena serudukan dari banteng. Hal ini tidak membuat para pengunjung ketakutan, malahan semakin antusias mengikuti festival sampai selesai. pihak yang berwajib setempat, mengungkapkan sedikitnya ada 300 lebih kasus cidera akibat festival ini tercatat setiap tahunnya

Itulah beberapa festival yang dilaksanakan diberbagai negara di dunia ini. Memang, tujuan dari mengikuti perayaan ­perayaan tersebut adalah memperoleh kegembiraan. Tapi, jika itu malah membahayakan diri, jadi sebaiknya kamu berpikir dua kali untuk ikut serta dalam festival tersebut.

Sumber : brilio.net, travel.kompas.com, boombastis.com

Artikel yang mungkin kamu suka..
Gak Baik Terlalu Mandiri, Ini Tanda Kamu Hyper Independence!
by natyaiswarii

Src. from brilio.net
Rekomendasi
Mungkin kamu suka
Rekomendasi Indie
Yang mungkin kamu [juga] suka

Warungkustik
shorts

Berita Musik terbaru
Virgoun
Lirik Lagu
11 hari yang lalu ~ 24 Januari 2026
For Revenge
For Revenge Rilis Perayaan Patah Hati Babak 2, Luka Mulai Diterima
12 hari yang lalu ~ 23 Januari 2026

© 2019 radioguntur.com