Ini Lho Siklus Tangga Keuangan Sesuai Umur Kamu!

Dari soGun
Salam, komentar, request..
  healiron ~ " mau requestt sheila on 7 - pemuja rahasia dong kak <3 "        chikapriliaa27 ~ " semangat siaran kak sintya! "        kdksintyanm ~ " Haloo kaa, req lagunya for revenge-penyangkalan atau feast nina dong kak. Salamnya buat maha yg ngilang gatau kemana. Buat kaka penyiar jaga kesehatan yaa ujan2 musim sakit ?? "        aguscs7 ~ " kirim-kirim salam untuk rekan pejuang PPPK , semangat & sukses!! untuk pak erik , tante vera sering-sering kirim makanan ke PKA "        aiutrsta ~ " next bahas : 1. cowok mokondo 2. dijadikan pelampiasan/pelarian saja untuk mengisi kekosongan, manas2in mantannya trus kembali sama mantannya "        dharmaditya09 ~ " Titip salam buat kak usro yang lagi di jogja semangat trainingnya buat bisa cepat ke korea amin "        ajung.krisna84 ~ " Yuhuuuu stay tune di radioguntur.com "        culturepekalongankab ~ " Dari Bidang Kebudayaan Dindikbud Kab. Pekalongan nih Kak... streaming radio seru dengan lagu keren2. salam hangat dan Penuh Cinta dari Pekalongan untuk semua saja yang sdg konsenin Guntur FM Bali. Terimakasih... request Lagunya WARNA yang SINARAN. "     
by natyaiswarii.
~

Ini Lho Siklus Tangga Keuangan Sesuai Umur Kamu!
Article on radioguntur.com a Radio Online Bali and one fine Radio Online Indonesia.

Setiap fase kehidupan manusia menuntut kita untuk memberikan keputusan yang tepat karena akan mempengaruhi kondisi kita selanjutnya. Sogun, ada beberapa kunci-kunci keputusan finansial dalam tiap tahapan kehidupan manusia yang perlu dipahami dengan seksama. Tujuannya adalah agar memudahkan kita dalam pengambilan keputusan finansial, apa yang perlu kita lakukan dan apa yang sebaiknya tidak perlu kita lakukan berkaitan dengan uang dalam setiap tahapan kehidupan kita. Mengatur keuangan berdasarkan usia diperlukan strategi yang berbeda dan menjadi sesuatu yang perlu diterapkan sejak dini. Yuk Sogun, simak siklus tangga keuangan berdasarkan usia untuk dapat ditularkan ke orang-orang di sekitar kamu.

1. Usia Masa Anak - Anak

Masa anak-anak sebelum 20 tahun bisa belajar dengan menggunakan uang. Ini waktunya kamu membentuk mindset (pola pikir) dan belajar cara memakai uang dengan baik dan benar. Kalau kamu tidak punya bekal yang tepat, kebiasaan keuanganmu bakal terbawa hingga tua. Ini bakal jadi masalah, karena kalau sudah jadi kebiasaan bakal susah buat diubah.
 
"Biarpun kami enggak ngalamin, pastikan anakmu bisa belajar keuangan dari kecil."

Usia Sekolah Dasar (7 – 12 tahun)

Fase ini adalah fase yang penting untuk membangun fondasi pengelolaan keuangan bagi anak sebab kebiasaan yang ditanamkan sejak dini akan terbawa hingga anak dewasa. Kebiasaan seperti menyisihkan uang untuk ditabung, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mulai mengenalkan anak untuk menabung di Bank merupakan strategi yang tepat agar anak kelak melek keuangan. 

Usia SMP (13 – 15 tahun)

Memasuki usia remaja, pengelolaan keuangan yang sedikit lebih kompleks dari fase usia SD perlu dilakukan seperti membiasakan anak membuat skala prioritas keuangan mereka, menanamkan pemahaman anak terhadap tanggung jawab dalam mengelola keuangan, dan mengajarkan anak mengenai fungsi menabung untuk mencapai tujuan keuangan, seperti membeli buku sekolah, sepatu/tas, dan seragam sekolah. 

Usia SMA (16 – 18 tahun)

Nahh, usia SMA merupakan peralihan dari masa remaja menuju masa dewasa bagi manusia. Pada fase ini anak biasanya sudah dapat berpikir secara lebih dewasa, namun pengaruh dari pergaulan dan cepatnya digitalisasi membuat mereka cenderung konsumtif dan impulsif. Meskipun anak masih dibiayai orang tua, tapi tidak ada salahnya memberikan tanggung jawab yang lebih besar kepada anak seperti mulai memikirkan tujuan keuangan jangka panjang untuk kuliah dan mencapai cita-cita, mengenalkan anak terhadap berbagai macam produk keuangan selain tabungan, dan mendorong anak untuk mulai memanfaatkan produk keuangan yang rendah risiko seperti reksa dana dan tabungan emas agar anak gemar berinvestasi di masa depan.

2. Masa muda

Masa muda pada rentang usia 20-40 tahunan dilakukan dengan mencari uang lewat pekerjaan. Pada fase ini, saatnya kamu buat beneran mencari uang dan nabung modal dari gajimu. Biarpun kamu kerja sama orang, pastikan kamu tetap melatih mindset pebisnis. Kamu harus tahu bagaimana tempat kerjamu menghasilkan uang. Ini penting banget, biar kamu menguasai cara cari uang buat mempersiapkan bekal untuk masa selanjutnya.

 "Belajar di sekolah, kamu harus bayar sekolah. Kalau kerja, kamu belajar sambil dibayar."

Usia Kuliah/Perguruan Tinggi (19 – 23 tahun)

Pada tahap ini meskipun anak masih menjadi tanggungjawab orang tua, banyak sekali dari mereka yang sudah cerdas dalam menghasilkan pendapatan sendiri (meski belum besar dan stabil) baik dalam kerja paruh waktu, menjadi asisten dosen, dan mengikuti lomba. Kebiasaan baik dalam mengelola keuangan pada fase sebelumnya akan menjadi bekal bagi mereka di tahap ini. Kehidupan kampus yang menuntut kemandirian membuat individu semakin sadar dalam perencanaan dan pengelolaan keuangan khususnya untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang mereka.

Usia Pertama Kali Bekerja (>23 tahun)

Masih ingatkah Sogun saat mendapatkan gaji pertama? Digunakan untuk apa nih? Dalam fase ini, kamu sudah mulai membangun karirmu. Pada tahap ini setidaknya ada beberapa hal yang harus mulai kamu miliki yaitu dana darurat, asuransi kesehatan, dana menikah, dan pos investasi lainnya untuk mencapai tujuan keuanganmu seperti melanjutkan pendidikan, membeli kendaraan, dan memiliki rumah/ apartemen. Semakin kompleksnya tujuan keuanganmu ini perlu didukung dengan kepemilikan produk keuangan yang semakin bervariasi ya Sogun seperti deposito, reksa dana, obligasi, dan saham.

3. Masa dewasa

 Masa dewasa pada usia 30-50 tahunan menjadi fase kami untuk mencari uang dengan bisnis dan investasi. Ini bisa jadi masa tersulit, karena semakin banyak lika-liku dan kewajiban yang harus kamu penuhin. Apalagi secara fisik, ini bukan waktu produktif. Jadi kamu harus punya pemasukan selain bekerja. Ini waktunya kamu pakai modal hasil bekerja, buat investasi dan atau kembangkan bisnismu. Biar kamu bisa menikmati masa tua lebih tenang.

 "Lebih baik kerja keras pas muda daripada hidup susah pas tua."

Usia 30an

Pada usia ini, Sogun mungkin sudah menikah bahkan memiliki anak. Jika demikian, kamu harus mempersiapkan dana pendidikan anak. Kamu bisa mempersiapkan dana pendidikan anakmu dengan cara membuka tabungan pendidikan anak, mengambil asuransi pendidikan, ataupun memiliki produk investasi lain khusus untuk pendidikan anak. Pada tahap ini Sogun juga bisa mengambil cicilan rumah atau KPR jika belum memulai. Namun jika Sogun sudah memiliki aset yang beragam seperti kendaraan dan rumah, kamu juga butuh mengasuransikan aset-aset yang kamu miliki agar mengurangi risiko yang tidak diinginkan. Terakhir, Sogun harus mulai menyiapkan dana pensiun khususnya bagi kalian yang ingin pensiun dini.

Usia 40-50an hingga pensiun

Pada tahap ini, setoran tabungan dan investasi harus terus ditingkatkan seiring dengan peningkatan penghasilan. Hal ini penting karena kamu semakin dekat memasuki masa pensiun. Lalu, mulailah review seluruh portofolio dan aset yang Sogun miliki, jika ada portofolio yang berisiko tinggi ataupun aset idle, maka mulailah diversifikasi serta kelola portofolio dan aset yang Anda miliki agar memberikan return yang baik untuk hari tua. Apabila kamu tertarik dengan bisnis, kamu juga bisa mulai membuka bisnis untuk masa tua kamu. Lalu, pastikan semua kredit Sogun yang memberatkan seperti KPR sudah selesai/ lunas sebelum kamu pensiun. Ketika pensiun, Sogun bisa mengajukan klaim dana pensiun dari program pensiun yang Sogun ikuti selama ini. Dana pensiun yang diikuti dari perusahaan tempat bekerja, biasanya akan memberikan seluruh total dana pensiun beserta hasil investasi secara sekaligus didepan, sehingga selanjutnya tinggal mengambil sesuai dengan kebutuhan tiap bulan.

4. Masa tua

Masa tua ini di atas 60 tahunan dengan fase menikmati pendapatan dari modal. Pada fase ini, waktunya kamu menggunakan kekuatan uang dimana uang bekerja sendiri untuk menghasilkan uang lebih banyak lagi. Pada tahap ini, seharusnya kamu lebih santai dan bebas, karena hasil yang kamu tanam dari usia muda. Kalau kamu baru belajar cara pakai uang, pakai fisik buat menghasilkan uang, dan berpikir keras untuk memulai investasi atau bisnis, itu malah bikin umur kami menjadi semakin pendek.

 "Nanti kamu bisa nikmatin teduhnya pohon, kalau sekarang sudah menanam dan merawat benihnya."

Kesimpulannya nih Sogun, pertama, masa anak-anak itu waktunya menguasai cara menggunakan uang. Kedua, masa muda waktunya mendapatkan yang dengan bekerja. Ketiga, masa dewasa waktunya mendapatkan tambahan uang dari investasi dan atau bisnis. Keempat, masa tua waktunya menikmati hidup dari kekuatan uang.

Sumber : medcom.id, sikapiuangmu.ojk.go.id

Artikel yang mungkin kamu suka..
Tradisi-Tradisi Unik di Indonesia
by cantika.aprilia2002

Src. from sikapiuangmu.ojk.go.id
Rekomendasi
Mungkin kamu suka
Rekomendasi Indie
Yang mungkin kamu [juga] suka

Warungkustik
shorts

Berita Musik terbaru
Virgoun
Lirik Lagu
11 hari yang lalu ~ 24 Januari 2026
For Revenge
For Revenge Rilis Perayaan Patah Hati Babak 2, Luka Mulai Diterima
12 hari yang lalu ~ 23 Januari 2026

© 2019 radioguntur.com